![]() |
| Gubernur Banten Andra Soni dan Forkompimda pada apel Kehormatan dan Renungan Suci. (Foto: Istimewa) |
Bertindak sebagai inspektur upacara Danrem 064 Maulana Yusuf
Banten Brigjen Inf Andrian Susanto. Andra Soni mengucapkan syukur acara Apel
Kehormatan dan Renungan Suci berjalan baik dan lancar tanpa ada kendala.
Andra Soni menyebutkan sebagai anak bangsa, sudah sepatutnya
semua menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan
Indonesia dari tangan penjajah.
“Sebuah bangsa yang besar itu adalah yang selalu mengingat
jasa-jasa para pejuangnya,” tutur Andra Soni.
Ada sekitar 230 orang dari unsur TNI dan Polri yang
dikuburkan di Taman Makam Pahlawan, Ciceri Kota Serang. Kemudian empat orang
pejuang dari kalangan sipil dan tiga orang tidak diketahui identitasnya.
Para peserta apel bersumpah dan berjanji, perjuangan yang
sudah dilakukan itu merupakan perjuangan kita semua, sehingga bakti yang sudah
dilakukan merupakan jalan pengabdian yang akan dilanjutkan.
Danrem 064 Maulana Yusuf Banten Brigjen Inf Andrian Susanto
mengatakan kegiatan ini sebagai awal sebelum kita semua mengikuti upacara
detik-detik proklamasi.
Menurutnya, apel penghormatan dan renungan suci ini
merupakan suatu tanggung jawab moral kita semua untuk bisa merasakan perjuangan
para pahlawan yang mendahului kita semua.
“Sehingga kemerdekaan yang kita rasakan ini bagian dari
usaha-usaha mereka,” ujarnya.
Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Banten Fahmi
Hakim, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Siswanto, Irwasda Polda Banten Kombes
Pol. Hendra Kurniawan, instansi vertikal di Provinsi Banten, Kepala Organisasi
Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemprov Banten, Walikota Serang Budi
Rustandi beserta Kepala OPD di Lingkungan Pemkot Serang dan tamu undangan yang
lainnya. (*/pur)




0 Comments