Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Nilai Ekspor Dan Impor Provinsi Banten Naik Pesat Periode Mei 2023

Kegiatan ekonomi di Pelabuhan Merak, Banten, 
ikut mendongkrak ekspor dan impor barang. 
(Foto: Istimewa)  


NET - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat perkembangan nilai ekspor Provinsi Banten pada Mei 2023 mengalami kenaikan sebesar 27,61 persen dibanding bulan sebelumnya, yakni dari US$ 0,88 miliar dolar AS menjadi 1,12 miliar dolar AS.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan peningkatan nilai ekspor dan impor di Provinsi Banten merupakan hasil kerjasama semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, dan para pelaku usaha.

"Itu, kita maknai sebagai bagian dari kinerja  bersama kita dan ada hubungannya dengan penyelenggaraan pemerintahan daerah ini," ujar Al Muktabar di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jalan Syech Nawawi Al Bantani, Curug, Kota Serang, Rabu (5/7/2023).

"Karena dari parameter yang secara teknis terjadi spesifik berdasarkan sektornya itu, kita banyak mengalami peningkatannya," tuturnya.

Dengan hal tersebut, kata Al Muktabar, membuktikan pertumbuhan ekonomi terus mengalami peningkatan. Lantaran ekspor dan impor merupakan parameter ekonomi yang sangat penting. Terlebih hal itu menjadi salah satu arahan Presiden Joko Widodo untuk dapat mengingkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Pemerintah Daerah terus mengupayakan dari kemudahan berusaha. Kemudian hal lain yang self development sebagai daya dukung kita dalam agenda investasi, tata niaga ekspor dan impor. Itu terus kita upayakan," katanya.

Meski demikian, Al Muktabar berharap dengan capaian tersebut dapat menjadi semangat ke depannya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan.

"Jadi langkah-langkah yang terus bergulir secara baik ini menandakan progress kita, ke depan itu harapannya akan terus semakin baik," ucapya.

Berdasarkan data BPS Provinsi Banten nilai ekspor menurut pelabuhan muatnya yang berada di Provinsi Banten pada Mei 2023, diantaranya Pelabuhan Merak 9,06 juta dolar AS, Pelabuhan Tanjung Leneng 53,09 juta dolar AS, Pelabuhan Cigading 101,87 juta dolar AS dan Bandara Soekarno-Hatta 24,96 juta dolar AS. Sedangkan yang dari luar Banten mencapai 932,48 juta dolar AS yang terdiri dari Pelabuhan Tanjung Priok 930,27 juta dolar dan pelabuhan lainnya mencapai 2,21 juta dolar AS.

Sebelumnya, Al Muktabar menyampaikan Pelabuhan Merak pada saat pertama kali dioperasikan guna menunjang aktivitas perekonomian Hindia Belanda kala itu. Posisinya yang sangat strategis karena menghubungkan dua pulau yang besar yakni Jawa dan Sumatera. Selain itu, Pelabuhan Merak menunjang kegiatan seperti ekspor dan impor barang dari Indonesia ke luar negeri.

Selain itu, kata Al Muktabar, Provinsi Banten juga terus melakukan upaya-upaya dalam menunjang peningkatan pertumbuhan ekonomi, diantaranya dengan memberikan fasilitas dan kemudahan kepada para calon investor.

Terlebih, ujar Al Muktabar, Provinsi Banten telah memiliki beberapa fasilitas yang digunakan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, baik dalam meningkatkan nilai ekspor dan impor. Di antaranya, mulai dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, Pelabuhan Cigading dan pelabuhan lainnya.

Bukan hanya itu, Provinsi Banten saat ini memiliki akses jalan tol, di antaranya jalan tol Jakarta-Merak, jalan tol Serang-Panimbang, serta memiliki akses jaringan Kereta Api.

Sebagai informasi, berdasarkan data BPS Provinsi Banten, nilai ekspor nonmigas Mei 2023 mengalami peningkatan sebesar 28,09 persen menjadi 1,10 miliar dolar AS dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan nilai ekspor nonmigas terbesar pada Mei 2023 berasal dari golongan barang alas kaki (HS 64) yaitu mencapai 203,48 juta dolar AS.

Untuk negara tujuan ekspor nonmigas terbesar Mei 2023 adalah Amerika Serikat dengan nilai ekspor 147,71 juta dolar AS. Kenaikan nilai Ekspor nonmigas pada Mei 2023 terjadi pada sejumlah sektor, baik sektor industri, sektor pertanian dan sektor pertambangan dan lainnya.

Selain terjadi kenaikan pada nilai ekspor, nilai impor di Provinsi Banten pada Mei 2023 juga mengalami naik 23,99 persen dibanding bulan sebelumnya, yakni dari 2,54 miliar dolar AS menjadi 3,15 miliar dolar AS.

Impor migas pada Mei 2023 turun 7,07 persen dari  601,43 juta dolar AS pada bulan sebelumnya menjadi 558,90 juta dolar AS, kemudian pada komoditi nonmigas terjadi peningkatan nilai impor sebesar 33,62 persen menjadi 2,59 miliar dolar AS apabila dibanding bulan sebelumnya. Nilai impor nonmigas terbesar Mei 2023 berasal dari mesin dan peralatan listrik (HS 85) yang mencapai 525,43 juta dolar AS.

Nilai impor menurut golongan penggunaan barang Mei 2023 dibanding bulan sebelumnya seluruhnya mengalami peningkatan nilai pada bahan baku/penolong sebesar 375,72 juta dolar As (19,55 persen), barang modal naik sebesar 128,83 juta dolar AS (28,32 persen) dan barang konsumsi sebesar 104,81 juta dolar AS (63,92 persen). (*/pur)



Post a Comment

0 Comments