Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Tumpukan Sampah Di Pantai Labuan Kabupaten Pandeglang, Dapat Perhatian Al Muktabar

Tumpukan sampah sedang digali petugas 
dengan menggunakan alat berat, ekskapator. 
(Foto: Istimewa)  


NET - Tumpukan sampah yang berada di Pantai Labuan, Kabupaten Pandeglang, menimbulkan bau tidak sedap dan merusak keindahan alam. Oleh karena itu, menjadi perhatian Permerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

"Tadi malam, saya berkomunikasi kepada Ibu Bupati Pandeglang (Irna Narulita-red). Untuk kita bisa mengambil langkah-langkah terhadap hal tersebut," ujar Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar, Senin (22/5/2023).

Hal itu dikatakan Al Muktabar usai memimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-115 dan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2023 di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jalan Syech Nawawi Al Bantani, Curug, Kota Serang.

Al Muktabar mengatakan telah mengarahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk dapat mengecek dan turun langsung ke lapangan.

"Saya sedang menugaskan OPD yang memiliki tugas teknis terhadap itu. Mungkin ada beberapa hal yang bisa kita kontribusikan. Kita lagi komunikasikan bersama anak muda tersebut," katanya.

"Saya sedang mereview itu apakah itu merupakan bawaan laut dari pasang surut gelombang atau yang lainnya," imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten telah mengerahkan personilnya dan alat berat untuk turut serta menangani tumpukan sampah di Pantai Labuan, Kabupaten Pandeglang.

"Kita kerahkan tadi pagi sekitar 120 personil dan terus bertambah, serta kita menurunkan 3 alat berat berupa excavator untuk menangani sampah di daerah tersebut," ujarnya.

Arlan menjelaskan personil yang dikerahkan itu dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Kabupaten Pandeglang dan UPTD Pengelolaan DAS Ciliman Cisawarna, Dinas PUPR Provinsi Banten. (*/pur)


Post a Comment

0 Comments