Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pekan Kesembilan, Persita Kembali Raih Satu Poin Di Bantul

Pemain Persita Ahmad Nur Hardianto 
dan kawan-kawan meluapkan kegembiraan 
setelah mencetak goal ke gawang Arema FC. 
(Foto: Ist/Persita) 


NET - Tren belum terkalahkan masih menyertai Kesebelasan Persita hingga pekan kesembilan gelaran BRI Liga 1 2021/2022. Setelah pekan lalu sukses menundukkan Persikabo dengan skor 2-1, pekan ini Persita kembali unjuk gigi dengan menahan imbang tim tuan rumah, Arema FC dengan skor 2-2, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Rabu (27/10/2021).

Menghadapi Arema FC yang di klasemen sementara berposisi lebih tinggi, Persita menurunkan skuad dengan starting line-up yang sedikit berbeda dari pekan kedelapan. Dua Pendekar Asing andalan Persita, Harrison Cardoso dan Alex Goncalves sayangnya belum bisa diturunkan. Alex tersangkut akumulasi kartu kuning, sedangkan Harrison masih dalam proses recovery dari cedera ringan yang didapatnya saat melawan Persikabo pekan lalu.

Meski begitu, dipimpin Kapten Tim M. Toha, Persita bisa menunjukkan penampilan terbaik mereka. Pertandingan atraktif pun ditunjukkan tim asuhan Widodo Cahyono Putro ini sehingga layak diganjar satu poin hasil permainan yang imbang.

Satu fakta menarik, untuk pertama kalinya, Persita hari ini tampil mengenakan jersey ketiga berwarna pink. Sementara kiper Dhika Bayangkara mengenakan jersey ketiga juga yang berwarna merah. Dhika Bayangkara pun layak mendapatkan spotlight pada pertandingan malam tadi karena upayanya berulang kali bisa menahan laju gedoran dari lawan.

Persita pun menorehkan catatan sebagai tim yang menumbangkan rekor clean sheet Arema FC di pertandingan malam ini.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Pada menit awal, Persita harus bekerja keras menghalau serangan demi serangan dari lawan. Tapi sesekali, Persita dengan kekuatan counter attack pun ikut unjuk gigi. Tempo cepat pun langsung dimainkan di lima menit pertama. Menit ke-6 tendangan keras dilesatkan Edo Febriansah dari luar kotak penalti. Namun masih sedikit melambung di atas mistar gawang.

Penyelamatan luar biasa dilakukan Dhika Bayangkara pada menit kedelapan saat tendangan bebas Arema merangsak langsung ke awah gawang Persita. Masih aman! Semenit kemudian, ada tendangan Taufiq yang on target, namun masih bisa diselamatkan langsung oleh kipper lawan.

Menit ke-15, Persita kembali melesatkan tendangan misil langsung ke arah gawang Arema FC. Kali ini giliran Andre yang melakukan pencobaan. Sayangnya masih bisa ditepis oleh kiper lawan.

Separuh babak pertama berjalan, Persita mulai mencoba menambah porsi penguasaan bola untuk memperlambat tempo dan menyeimbangkan permainan. Namun sayang, upaya tersebut justru berbuah petaka. Menit ke-25, Arema bisa menjebol gawang Persita lebih dulu. Skor berubah 1-0.

Menit ke-31 ada kesempatan emas dari umpan crossing Edo Febriansah dari sisi kiri lapangan yang diarahkan ke Ahmad Nur Hardianto yang berada di kanan gawang. Sayang, sundulan Nur masih melebar dari gawang. Menit ke-40 kembali ada momen emas namun belum bisa diekseskuasi dengan sempurna oleh Nur Hardianto yang menerima umpan cantik dari Ade Jantra. Tendangan Nur masih melambung di atas mistar gawang. Padahal jaraknya cukup dekat.

Gol penyeimbang yang ditunggu-tunggu barulah tercipta pada menit ke-42, saat Ahmad Nur Hardianto dengan sukses melesatkan bola ke gawang Arema setelah menerima umpan dari Adam Mitter. Kiper Arema FC pun sudah mati langkah dan tidak bisa mengantisipasi tendangan Nur yang mengarah ke pojok gawang.

Baru saja lega dengan terciptanya gol penyeimbang, kembali Persita harus kebobolan pada menit ke-45 lagi. Arema sukses mencetak gol tambahan dan skor berubah 2-1. Skor yang sama pun tetap bertahan hingga turun minum.

Jalannya Pertandingan Babak Kedua

Menit awal babak kedua dibuka Persita dengan serangan dan peluang dari crossing Andre Agustiar menuju Ade Jantra, namun eksekusinya masih terlalu lemah. Peluang kedua pun kembali diciptakan dari duet Ade-Nur. Sayang, Nur masih sedikit terlambat menyambut umpan belakang dari Ade.

Ketinggalan satu gol dan dengan posisi yang terus digempur, Persita pun melakukan perubahan, salah satunya dengan melakukan pergantian pemain. Alta Ballah masuk menggantikan Ade Jantra Lukmana.

Menit ke-58 satu peluang tercipta dari Edo Febriansah yang mengumpan ke Irsyad Maulana yang terlepas dari pengawalan. Namun sayang, tendangan Irsyad masih dengan mudah dibaca oleh kiper lawan. Belum ada gol penyeimbang yang tercipta.

Memasuki menit ke-70, tempo permainan mulai melambat, berbeda jauh dengan di babak pertama. Terlihat kedua belah pihak mulai kelelahan. Namun sebenarnya ini kesempatan untuk Persita untuk melakukan penyerangan intensif. Persita pun melakukan perombakan dengan memasukkan Aldi Al Achya dan Raphael Maitimo menggantikan Andre Agustiar dan Taufiq Febriyanto.

Menit ke-78 ada peluang dari tendangan bebas datang dari tendangan Bae Sin Yeong yang menuju ke mulut gawang Arema FC. Adam Mitter yang dimaksud untuk mengeksekusi, namun kontrol bola Adam masih belum sempurna.

Di menit-menit terakhir, Pelatih Kepala masih terus merombak skuad, berharap ada perubahan yang signifikan. Chandra Waskito dan Kevin Gomes pun dimasukkan menggantikan Ahmad Nur Hardianto dan Irsyad Maulana.

Menit ke-91 akhirnya titik terang menghampiri Persita. Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi Bae Sin Yeong dan bola rebound, tapi ada Edo yang menyambut dengan tendangan roket dengan kencang langsung menembus gawang Arema. Skor berubah imbang 2-2! Skor 2-2 tersebut pun tidak berubah hingga peluit akhir dibunyikan wasit. Satu poin diamankan oleh Persita dari laga pekan kesembilan. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments