Sapi Bima Kuasai Pasar Hewan Qurban Di Jabodetabek

Baca Juga

Inilah sapi Bima yang banyak diminati  
oleh umat Islam untuk berqurban.  
(Foto: S. Bahri/TangerangNet.Com)  



 

NET - Permintaan sapi asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjelang Idul Adha meningkat dari tahun sebelumnya yakni 6.500 naik menjadi 12 ribu ekor. Tingginya permintaan pasar hewan qurban di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) lantaran memiliki daging berkualitas super dengan harga cukup terjangkau.

Data dari  Dinas Peternakan Kabupaten Bima merilis, Hari Raya Idul Adha 1441H/2020 lalu hanya menyuplai 6.500 ekor sapi ke wilayah Jabodetabek . Namun saat ini meningkat dua kali lipat yakni, 12.000 ekor sapi Bima.

Asikin, salah seorang pedagang sapi Bima kepada awak media, Senin (19/7/2021) mengatakan lebaran haji tahun ini pihaknya menyediakan 150 ekor sapi qurban yang disimpan di sebuah lahan kosong di kawasan Kawidaran, Cikupa, Kabupaten Tangerang, telah habis  terjual pada H-3 jelang lebaran.

"Alhamdulillah, sapi qurban asal Bima laris manis di sini. Saya sediakan sekitar 150 ekor dan sudah habis terjual semua,” ungkapnya.

Bahkan, kata dia, pada H-2 jelang lebaran haji para pembeli terus berdatangan ke kandangnya untuk memesan sapi qurban. Namun, karena keterbatasan stok ia terpaksa harus mencari sapi dari kandang lain milik rekannya guna memenuhi pesanan pelanggan.

Para pembeli pada datang ke sini untuk pesan sapi qurban. “Stok punya saya kan sudah laku semua. Saya terpaksa ambil sapi dari kandang teman. Mayoritas pembeli berasal wilayah Tangerang hingga ke Serang Banten,” tutur Asikin.

Asikin menjelaskan sapi qurban yang didatangkan dari Bima, NTB melalui tol laut ini memang cukup diminati oleh warga Jabodetabek lantaran harga terjangkau yaitu untuk  bobot antara 200 kilogram hingga 250 kg harga dipatok Rp18 juta.

Di samping harganya terjangkau, sapi Bima ini mempunyai daging cukup padat dan  kandungan lemaknya sedikit.

"Beda jauh dengan sapi limosin, kelihatannya doang besar tapi dagingnya sedikit, kandungan lemaknya banyak dan tulangnya besar. Kalau sapi Bima tampak fisik kecil tapi dagingnya banyak dan tulangnya juga kecil," ucap  Asikin berpromosi. (bah)

Post a Comment

0 Comments