Gubernur WH: Pelatihan Kepemimpinan Tingkatkan Profesionalitas Aparatur

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim pada 
pembukaan pelatihan kepemimpinan. 
(Foto: Istimewa)  





NET - Gubernur Banten H. Wahidin Halim menyatakan pelatihan kepemimpinan menjadi penting dalam rangka meningkatkan profesionalitas dan menjadikan aparatur yang taat dan loyal kepada Pemerintah Republik Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur saat telekonferensi Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Pengawas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Banten dari Rumah Dinas Gubernur Banten Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 158, Kota Serang, Senin (8/2/2021).

"Hal luar biasa, di tengah pandemi Covid-19, BPSDM bisa melaksanakan pelatihan kepemimpinan," ungkap Gubernur mengapresiasi.

Gubernur berpesan kepada para peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Pengawas untuk dapat menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh Pemerintah Daerah.

"Penting untuk menjaga kepercayaan tersebut," ungkapnya.

"Saya minta saudara aktif mengikuti pelatihan ini. Belajar dengan baik dan mengikuti semua ketentuan. Manfaatkan kesempatan ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan," tutur Gubernur.

Gubernur menekankan agar para peserta untuk menjaga kesehatan dan melaksanakan protokol kesehatan dengan baik.

"Sebagai pejabat harus menjadi contoh bagi masyararakat dan stafnya. Harus mendukung kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ucap Wahidin.

Kepala BPSDM Provinsi Banten Untung Saritomo melaporkan Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Pengawas di lingkungan Provinsi Banten diikuti oleh 150 orang peserta. Dengan rincian peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator diikuti oleh 70 peserta dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas diikuti oleh 80 orang peserta.

Sebagai informasi, pelatihan di lingkungan Provinsi Banten diharapkan dapat membentuk kompetensi kepemimpinan bagi pejabat struktural Eselon III sebagai pejabat administrator yang memiliki kemampuan tinggi dalam menjabarkan visi dan misi instansi ke dalam program dan kegiatan.

Sedangkan pelatihan diharapkan dapat membentuk kompetensi  kepemimpinan  operasional  bagi pejabat  struktural  Eselon  IV sebagai pejabat  pengawas yang berkontribusi langsung dalam kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, serta pelayanan publik. (*/pur)

 

Post a comment

0 Comments