Polisi Evakuasi Jenazah Ibu Ririn Dari Masjid Bahrul Ulum, Muara Baru

Baca Juga

Jenazah almarhumah Ny. Ririn saat
dievakuasi oleh petugas rumah sakit.
(Foto: Dade Fachri/TangerangNet.Com)



NET – Petugas dari Polsek Kawasan Muara Baru mengevakuasi seorang ibu yang  meninggal dunia di Masjid Bahrul Ulum, Muara Baru, Jakarta Utara. “Kejadian meninggal dunia ibu itu, kami melaporkan kepada petugas Polsek,” ujar Hasyim, Minggu 13/9/2020).

Peristiwa itu berawal dari  Jum’at (11/9/2020) lalu. Hasyim selaku Pengurus Masjid Bahrul Ulum Muara Baru mendatangi kantor  Polsek Kawasan Muara Baru dan melaporkan  bahwa Satim, selaku petugas kebersihan membersihkan mesjid Bahrul Ulum sekira pukul 05:30 WIB melihat seorang perempuan bersama seorang anak laki-laki usia sekitar lima tahun tertidur di teras sebelah kanan masjid. Namun pada saat dibangungkan perempuan tersebut tidak bangun.

Kemudian pada pukul 07:00 WIB, Hasyim bersama Security  membangunkan kembali perempuan tersebut namun tetap tidak bangun. Setelah dicek ternyata perempuan tersebut badannya sudah lemas tidak bergarak dan nafasnya sudah tidak ada dan diduga sudah meninggal dunia. Hasyim kemudian melaporkan kejadiannya kepada petugas  Polsek Kawasan Muara Baru, Minggu (13/9/2020).

Hasyim menjelaskan dari hasil pemeriksaan Polisi di TKP (Tempat Kejadian Perkara) bahwa korban adalah seorang perempuan dan meninggal di teras sebelah kanan Mesjid Bahrul Ulum, Pasar Ikan Modern, Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan Jakarta Utara, dalam kondisi tergeletak dengan posisi tidur miring mengahadap kiri, masih menggunakan Mukena (pakaian sholat) warna putih motif kembang merah. Saat dilakukan pengecekan perempuan tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap bagian tubuh jenazah, kondisi Jenazah sudah terlihat lebam mayat pada bagian wajah, tidak ditemukan luka maupun tanda tanda bekas penganiayaan.

Di sekitar TKP ditemukan barang barang milik korban, baik surat identitas maupun pakaian korban dan korban diketahui bernama Ririn Utama Yanti berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur. Keterangan saksi sekitar bahwa korban adalah tuna wisma, berada di wilayah pelabuhan sejak satu minggu yang lalu dan setiap pagi menjelang subuh suka datang istirihat atau tidur di teras Mesjid Bahrul Ulum Pelabuhan Muara Baru Jakarta Utara.

Dari hasil pemeriksaan oleh Team kesehatan Satgas Covid Puskesmas Teluk Gong Penjaringan Jakarta Utara Harfi, dengan hasil Non Reactif (Negatif atau tidak terpapar covid). "Diduga korban sebelumnya memeiliki riwayat penyakit lambung dan sakit kepala atau vertigo, sesuai dengan jenis obat yang ditemukan di tas milik korban," ucap Harfi, Minggu (13/9/2020).

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh team Gugus Covid Penjaringan Jakarta Utara, selanjutnya unit Reskrim Polsek Kawasana Muara Baru melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi dan melakukan Pencarian Terhadap keluarga korban serta mengirim jenazah korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat,  untuk visum et repertum.

Sedangkan anak dari almarhum Ririn Utama Yanti bernama Satria yang ditemukan bersama ibunya yang meninggal dibawa ke Polsek Kawasan Muara Baru. Selanjutnya dibantu oleh tokoh masyarakat Martanto alias Togar selaku Ketua RT 16 RW 17 Muara Baru,  Satria dirawat di rumahnya.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Seto Handoko Putra berhasil menghubungi Yanto Ketua RW. 06 Sidoarjo Jawa Timur yang kemudian Yanto memberikan kontak person anak kandung dari almarhum yang tinggal di Sidoarjo Jawa Timur yakni Alvin Ramadhani Ryan Putri. Kemudian dihubungi dan bersedia datang ke Jakarta.

Keluarga korban, Alvin Ramadhani Riyan Putri, anak pertama almarhum yang tinggal di Sidoarjo Jawa Timur dan Bambang Wahyudi kakak sepupu almarhum yang berada di Kemayoran Jakarta Pusat tiba di Polsek Kawasan Muara Baru Pada Minggu (13/9/2020) pagi dan pada pukul 10.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Kawasan Muara Baru menyerahkan Jenazah korban yang masih berada di RSCM kepada keluarganya.

Sedangkan anak korban bernama Satria, 5,  diserahkan kepada kakaknya Alvin Ramadhani Riyan Putri. Dari hasil pemeriksaan saksi Alvin Ramadhani Riyan Putri  bahwa almarhum terakhir komunikasi bulan Februari 2020 dan almarhum memiliki riwayat sakit maag atau lambung dan pihak keluarga menerima iklas atas meninggalnya ibu kandungnya. Selanjutnya membut surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi jenazah,  karena Jenazah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Penggilingan Jakarta Timur. (dade)

Post a comment

0 Comments