BAN SM Banten Lakukan Uji Coba Proses Akreditasi 2020 Secara Daring

Baca Juga

 

SMA Yupentek Kota Tangerang dapat 
kesempatan ikut uji coba visitasi 
secara daring, dan sejumlah asesor 
terlihat di layar melaksanakan tugas. 
(Foto: Istimewa)  





NET – Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN SM) Provinsi Banten pada 2020 ini menyelenggarakan proses akreditasi dengan cara daring. “Betul, kami memang sedang melakukan uji coba proses akreditasi secara daring,” ujar Ketua BAN SM Banten Dr. Fitri Hilmiyati kepada wartawan di Kota Serang, Sabtu (26/9/2020).  

Fitri menjelaskan dalam pelaksanaan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020, BAN SM Banten melaksanakan proses akreditasi menyesuaikan dengan kondisi sekarang ini yakni pandemic Covid-19. Semua kegiatan akreditasi mengacu dengan kebijakan BAN SM pusat.

Oleh karena sekarang ini pandemic Covid-19, kata Fitri, proses akreditasi pada saat visitasi tidak dilakukan dengan kunjungan secara langsung ke sekolah oleh asesor. Akan tetapi dilakukan dengan cara daring.

“Demi untuk kelancaran kegiatan daring tersebut, dilakukan uji coba terhadap 18 sekolah yang tersebar di delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Begitu juga dengan jenjang pendidikan mulai dari tingkat SD sampai SMA. Begitu pula untuk  madrasah,” ungkap Fitri.

Kapan dilakukan uji coba visitasinya ke sekolah? Fitri yang juga dosen salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Serang tersebut menjelaskan uji coba visitasi sudah dilakukan secara daring pada Jumat (25/9/2020).

“Sebelum dilakukan visitasi daring, kami membentuk beberapa kelompok asesor yang didampingi oleh dua orang anggota BAN SM Banten. Nah, merekalah melakukan visit ke sekolah sasaran melalui daring,” ucap Fitri.

Tentu sebelum dilakukan visittasi, kata Fitri, terlebih dahulu dihubungi sekolah sasaran untuk melakukan persiapan sekaligus menyiapkan perangkat keras dan lunak agar tersambung dalam zoom BAN SM Banten. Sekolah sasaran pun membentuk tim atau kelompok mulai dari kepala sekolah, guru, dan teknisi IT.

“Dengan demikian, saat dilakukan visitasi daring, asesor dapat menjalankan tugas dengan menggali semua kegiatan yang diselenggarakan sekolah. Pihak sekolah akan memberikan jawaban dengan apa yang sudah dilakukan mereka,” ucap Fitri.

Salah satu sekolah yang mendapat kesempatan ikut uji coba visitasi yakni SMA Yupentek, Kota Tangerang. “Alhamdulillah, kami dapat melayani proses visitasi uji coba daring,” ujar Kepala SMA Yupentek Suratno.

Sekretaris BAN  SM Banten Tatang Suharta menyebutkan dari uji coba visitasi tersebut akan dilkukan evaluasi. Dari evaluasi tersebut akan dilakukan penyempurnaan baik perangkat penunjang maupun tata cara asesor saat menggali data kepada sekolah sasaran. (ril)    

 

Post a comment

0 Comments