Bupati Zaki Harapkan “Aqua Culture” Ketapang Mauk, Jadi Destinasi Wisata

Baca Juga


Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar
menebar bibit udang vaname di lokasi.
(Foto: Istimewa)


NET - Bupati Tangerang  Ahmed Zaki Iskandar dan tim dari Kementerian Pekerjaan Umu  dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan survei lokasi usulan alokasi DAK integrasi bidang air minum, sanitasi, dan perumahan yang akan dibangun pada tahun anggaran 2021 di kawasan Aqua Culture, Desa Ketapang, Kecamatan Mauk.

Sebelum melakukan survei, Bupati Zaki dan tim dari Kementerian PUPR melakukan peninjauan terlebih dahulu dan memberikan paparan tentang kawasan Aqua Culture di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk.

Bupati mengatakan kondisi Ketapang yang sebelumnya dan Ketapang saat ini walaupun progress dari yang sudah dibangun dari secara keseluruhan perencanaan kemungkinan baru pada  angka 40 persen. Ini lebih banyak nanti penataan kawasan pemukiman setelah penataan kawasan wisatanya.

"Mudah-mudahan kawasan wisata ini menjadi destinasi yang memiliki potensi untuk unit-unit usaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) masyarakat sekitar. Tentunya berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar," ucap Bupati , Kamis (6/8/2020).

Bupati Zaki menjelaskan peninjauan kawasan Ketapang untuk program DAK (Dana Alokasi Khusus) dari Kementerian PUPR pada 2021 terutama untuk pembangunan kawasan pemukiman setelah terbangunnya kawasan hutan mangrove dan kawasan pembibitan ikan dan udang, target pada 2021 adalah menyelesaikan rumah deret.

"Penataan kawasan pemukiman masyarakat di Ketapang, Insya Allah 2021 sudah selesai, dan 2022 penyempurnaan. Pada 2022 akhir lokasi ini akan menjadi tempat kunjungan dari peserta PEMSEA (Partnerships in Environmental Management for The Seas of East Asia) atau Organisasi Kemitraan Pengelolaan Laut dan Pesisir Negara Negara di Asia Timur. Semoga kolaborasi antara Kementerian, Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang bisa membangun kawasan Ketapang dengan terintegrasi," tutur Zaki berharap.

Sementara itu, Riono Suprapto selaku Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah (FID) Kementerian PUPR mengungkapkan Kementerian PUPR mendukung program ini dan akan mengintegrasikan program ini dengan baik, untuk penganggarannya dari pusat maupun DAK terintegrasi, juga dari dana Provinsi dan Kabupaten.

"Dukungan kami konkretnya adalah membangun rumah untuk masyarakat yang akan diremajakan dalam bentuk konsolidasi, yang kedua adalah dukungan air minum untuk masyarakat di Ketapang. Selain itu juga dilengkapi dengan sanitasi dan jalan lingkungan perumahan," ungkap Riono.

Program prioritas dari Bupati Tangerang untuk meremajakan pemukiman di sekitar Aqua Culture Ketapang Mauk memiliki potensi yang sangat tinggi, berharap program ini akan terealisasi pada 2021 sehingga harapan Bupati untuk ke depan pada 2022 akan ada Summit PAMSEA di sini akan terwujud, katanya.

Setelah melakukan pemaparan, Bupati Zaki langsung melanjutkan peninjauan ke beberapa lokasi yang nantinya akan dibangun menggunakan DAK dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR. Di sela-sela peninjauan, Bupati Zaki pun menyempatkan untuk melakukan pelepasan bibit udang vaname di lokasi tersebut. (bah)

Post a comment

0 Comments