Bandara Soetta Selama 4 Hari Layani 625 Penerbangan, Tolak 100 Penumpang

Baca Juga

Calon penumpang pesawat ketika
dokemennya diperiksa petugas medis.
(Foto: Istimewa) 



NET – Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, saat ini fokus melayani penerbangan terbatas rute domestik untuk mendukung penanganan Covid-19. Selama empat hari terakhir, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) melayani 625 penerbangan dan menolak 100 penumpang yang tidak memenuhi syarat.

Sejumlah prosedur diperbarui, termasuk yang diterapkan mulai pada 15 Mei 2020 guna memastikan proses keberangkatan penumpang rute domestik berjalan lancar.

“Prosedur baru mulai pada 15 Mei 2020 ini guna membuat pemeriksaan syarat-syarat dokumen lebih fokus dan dilakukan oleh petugas dari berbagai unsur seperti maskapai. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), dan lain sebagainya guna memastikan calon penumpang pesawat memenuhi persyaratan atau tidak,” ujar President Director PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin, Rabu (20/5/2020).

Awaluddin mengatakan terdapat 4 checkpoint di dalam prosedur baru tersebut, yaitu: Checkpoint I untuk verifikasi dokumen perjalanan; Checkpoint II pemeriksaan dokumen dan fisik terkait kesehatan; Checkpoint III validasi seluruh dokumen dan klirens dari KKP; Checkpoint IV ketika penumpang check in.

Adapun pada 15 – 18 Mei 2020, kata Awaluddin, jumlah penerbangan di Soekarno-Hatta tercatat 625 penerbangan terdiri dari penerbangan berjadwal rute internasional dan domestik, kargo, repatriasi WNI dan penerbangan khusus tidak berjadwal, dengan rincian: 15 Mei 2020 ada 173 penerbangan, pada 16 Mei 2020 ada 161 penerbangan, pada 17 Mei 2020 ada 161 penerbangan, dan pada 18 Mei 2020 ada 130 penerbangan.

“Melalui prosedur baru, proses keberangkatan rute domestik berjalan lancar dan mengedepankan physical distancing. Pengawasan tetap dilakukan secara ketat,” jelas Muhammad Awaluddin.

PT AP II, imbuh Awaluddin, mengimbau agar setiap calon penumpang yang memproses keberangkatan selalu mengedepankan kedisiplinan ketika menjalani proses di 4 checkpoint. Penumpang juga diminta menyiapkan berbagai dokumen yang dipersyaratkan sebelum ke bandara.

Meskipun begitu, hingga kini KKP telah menolak keberangkatan lebih dari 100 calon penumpang pesawat karena tidak memenuhi syarat di dalam SE No. 04/2020

“Sudah lebih dari 100 calon penumpang yang keberangkatannya ditolak. Sejak di Checkpoint I dilakukan pemeriksaan ketat dan memang ada calon penumpang pesawat masih tidak membawa dokumen perjalanan lengkap. Surat-surat keterangan tidak valid, mulai dari surat tugas dan lainnya. Calon penumpang juga ada yang membawa surat keterangan rapid test atau PCR yang sudah kedaluwarsa,” ungkap Ketua KKP Anas Ma’ruf.

Selain itu, kata Anang, terdapat ratusan orang yang ditolak berangkat karena langsung datang ke Soekarno-Hatta tanpa memiliki tiket penerbangan dan tidak membawa satu pun dokumen yang dipersyaratkan.

Seperti diketahui, di tengah pembatasan penerbangan ini, calon penumpang pesawat yang diizinkan melakukan perjalanan adalah mereka yang termasuk dalam kriteria pengecualian dan memenuhi dokumen yang dipersyaratkan sesuai dengan SE No. 04/2020 yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. (*/pur)

Post a comment

0 Comments