Ummi Siti: Riba Membuat Manusia Sengsara

Baca Juga

Ummi Siti saat memaparkan tentang riba.
(Foto: Bambang TL/TangerangNet.Com)




NET - Ketua Shaff Anti Riba (SARI) Hj. Siti mengatakan riba itu tidak akan membawa keberkahan dan hanya akan membuat manusia itu sengsara dunia dan akhirat serta Riba itu tidak akan menjadikan manusia itu menjadi kaya. Hal tersebut tercantum dalam surat Al Baqaroh ayat 276 yang mengajak kepada manusia untuk memusnahkan riba dan memakmurkan sedekah.

Hal itu dikatakan Ummi Siti di auditorium SMP Islam Al Azhar BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), saat pertemuan Komunitas Shaff Anti Riba (SARI), Minggu (14/7/2019). Pada kegiatan Kopdar (Kopi darat) dalam rangka bersilaturahmi dengan seluruh warga masyarakat Jakarta Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) khususnya warga masyarakat Tangerang Raya yang memiliki keinginan untuk terlepas dari jeratan riba (harta yang haram).

Menurut Ummi Siti selaku Ketua Shaff Anti Riba (SARI), kegiatan Kopdar SARI merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tiga bulan sekali guna memberikan kesempatan kepada para anggota SARI untuk saling bertukar informasi dalam rangka mengajak masyarakat Indonesia untuk dapat ke luar dari masalah riba dan dicarikan solusinya.

Tiap Ahad ba'da kajian dhuha di masjid Asy Syarif/Al Azhar BSD, kata Ummi Siti, SARI memberikan waktu kepada masyarakat luas untuk berkonsultasi terkait masalah riba yang membelit kehidupan masyarakat Indonesia saat ini.

“Kami memberikan edukasi dan solusi kepada warga masyarakat yang ingin keluar dari masalah riba. Semuanya gratis tanpa dipungut biaya, karna niat kami memang ingin membantu masyarakat Indonesia khususnya yang beragama Islam agar dapat terlepas dari masalah riba," tuturnya.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh Ustad H. Tursilo Phd selaku Ketua Penasehat Shaff Anti Riba (SARI) mengatakan Kopdar yang diselenggarakan oleh SARI tersebut merupakan Kopdar yang ketiga kalinya diselenggarakan dan memiliki tujuan utama adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat terlepas dari masalah riba.

"Alhamdulillah, saya diberikan kesempatan untuk melaksanakan Amar Ma'ruf Nahimunkar dalam rangka membebaskan masyarakat Muslim dari jeratan riba. Hal tersebut sesuai semangat dari surat Al Baqaroh ayat 276 yang mengajak untuk memerangi Riba dan mensuburkan sedekah. Selagi masih muda, mari kita hindari Riba dan bagi yang sudah terlanjur terjerat riba, segera kurangi secara bertahap untuk kemudian benar-benar dapat terlepas dari riba. Karena sesungguhnya siksa bagi pemakan dan pemberi riba itu sangat pedih," tandasnya.

Suharjianto selaku Ketua SARI Magelang, Jawa Tengah, bersama Joko Susilo selaku Ketua II bidang hukum dan advokasi SARI Tangerang Raya menyatakan tujuan dan tugas dari Shaff Anti Riba (SARI) adalah membebaskan masyarakat Indonesia dari jeratan riba. Untuk itu, keduanya menyarankan agar masyarakat mau menabung dengan sabar apabila menginginkan sesuatu hal seperti membeli rumah dan kendaraan bermotor maupun menambah modal usaha.

Keduanya menyarankan agar segala sesuatu hal yang akan dilakukan untuk menjauhi riba yang tidak bermanfaat dunia akhirat dan haram hukumnya.
"Kami sudah memberikan bantuan hukum dan advokasi kepada puluhan warga masyarakat di berbagai daerah di Indonesia untuk terlepas dari jeratan riba. Seperti jeratan riba KPR rumah, pinjaman kendaraan bermotor oleh leasing dan pinjaman kredit modal usaha. Alhamdulillah karena basic kami dulunya adalah orang perbank kan, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan saat memberikan bantuan hukum dan pendampingan kepada para nasabah yang terjerat riba tersebut, dapat kami selesaikan dan negosiasikan dengan pihak bank maupun leasing tersebut," pungkas keduanya. (btl)

Post a Comment

0 Comments