Gubernur WH Minta OPD Lampaui Target Kerja

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim (tengah) 
dan Pejabat Sekda Banten Ino S. Rawita (kiri). 
(Foto: Istimewa)


NET - Gubernur Banten H. Wahidin Halim mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten untuk memaksimalkan target kinerja bahkan kalau dapat melampauinya.  Pencapaian target harus jadi motivasi untuk dapat mencapai target yang lebih tinggi yang berorientasi pada kepuasan masyarakat atas pelayanan yang telah dilakukan.

“Jangan hanya mengejar target yang ada, tapi saya harap juga dapat menggali potensi lainnya. Jangan cepat puas dengan capaian saat ini, harus terus ditingkatkan,” ujar Gubernur yang pada rapat pimpinan usai menghadiri rapat paripurna peringatan HUT Kabupaten Pandeglang ke-145, aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten,  Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP-3B), Curug, Kota Serang, Senin (1/4/2019).

Wahidin Halim (WH) mengingatkan kepada OPD yang mengelola program pembangunan infrastruktur, agar tidak berhenti hanya pada pelaksanaan pembangunan saja, melainkan tetap mengawasi dan mengelola pasca pembangunan dilakukan. Sehingga, kualitas hasil pembangunan dapat selalu terjadi dan teridentifikasi ketika diperlukan tindakan perbaikan kembali.

“Termasuk bangunan yang lain, jadi setelah dibangun itu kan jadi aset negara. Di sana ada pemeliharaan. Karena ada yang namanya manajemen perencanaan, manajemen pelaksanaan, manajemen aset dan pemeliharaan aset,” ungkap WH.

Usai rapim, Gubernur yang diwawancarai para awak media mengungkapkan pembahasan rapim kali ini berkaitan dengan realisasi keuangan dan pelaksanaan yang telah berjalan pada triwulan I. Gubernur mengakui ada beberapa kegiatan yang harus lebih dorong lagi agar mampu mencapai target.

“Masalah-masalah umum saja, sekarang kan lagi solving, memecahkan persoalan, tapi rata-rata relatif sudah baik. Proses lelang kan bertahap, tidak bisa sekaligus,” ujar Gubernur.

Namun, Gubernur tetap optimis pelaksanaan kegiatan pada triwulan kedua dan seterusnya bisa lebih baik karena OPD telah mengetahui hal-hal yang perlu dilakukan untuk menangani masalah pencapaian target kinerja yang dialami masing-masing. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments