Gubernur Bagikan Uang Rp 500 Ribu Bagi CPNS Hamil, Selvi Senang

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim dan sejumlah 
Calon PNS yang hamil: sama-sama senang. 
(Foto: Istimewa) 


NET - Pada akhir acara, Gubernur Banten H. Wahidin Halim dimintai para peserta untuk berfoto bersama dan langsung disanggupinya, seketika ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara bergantian duduk dan berdiri di dekat orang nomor 1 di Banten itu dan langsung memasang pose terbaiknya agar dapat diabadikan oleh para juru foto yang ada. Seusai sesi foto, peserta kembali ke tempat duduk masing-masing.

Beberapa saat sebelum Gubernur ke luar dari tempat acara, ia memanggil para CPNS yang tengah hamil.

Hal itu terjadi pada saat membuka Pelatihan Dasar CPNS di lingkungan Provinsi Banten tahun anggaran 2019, di kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD), Pandeglang, Selasa (2/4/2019).

"Ada yang lagi hamil tidak ini peserta? Mana mana? Sini kumpul deket saya," ujar Gubernur.

Tak butuh waktu lama, 14 orang CPNS yang tengah hamil langsung berkumpul di hadapan Gubernur dengan memasang wajah senang campur kebingungan.

"Semua yang hamil, saya beri Rp 500 ribu," ucap Gubernur sambil menyuruh ajudan membagikan uang tunai yang telah disiapkan dan diterima dengan riang oleh para CPNS tersebut.

"Semoga bermanfaat ya, dan buat semuanya semoga lulus dengan nilai terbaik," pesan Gubernur seraya mengucapkan salam untuk berpamitan.

Menerima uang tunai tak terduga dari Gubernur, salah seorang CPNS bernama Selvi Kartika mengaku sangat terkejut. Ia mengira, dipanggilnya CPNS yang hamil hanya untuk berfoto bersama karena pada sesi foto sebelumnya ada yang kesulitan ikut serta. Namun tanpa diduga, rejeki yang didapat lebih dari yang diperkirakan.

"Kaget, tidak nyangka, kirain kenapa dipanggil, dikira mau foto bareng lagi, tidak tahunya mau diberi rejeki. Terimakasih Pak Gubernur," ujar Selvi.

Hal senada disampaikan Nena, yang juga tidak menyangka akan diberikan rejeki. "Tidak nyangka kalau mau diberi uang, senang banget," tutur Nena.

Kepala BPSDM Provinsi Banten Endrawati dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan pelatihan dasar ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS serta regulasi lainnya.

Tujuan dilaksanakannya pelatihan dasar, kata Endrawati, adalah membangun integritas moral dan kejujuran, semangat dan motivasi, nasionalisme dan kebangsaan, membangun karakter, memperkuat profesionalisme dan kompetensi bidang.

"Peserta yang ikut sebanyak 240 orang CPNS se-Provinsi Banten yang dibagi 5 kelas. Dengan jumlah, angkatan 1 sebanyak 40 orang dari Kabupaten Lebak, angkatan 2 sebanyak 40 orang dari Kota Cilegon, angkatan 3 sebanyak 40 orang dari Kabupaten Pandeglang, angkatan 5 sebanyak 40 orang dari Pandeglang, angkatan 6 sebanyak 40 orang dari Kota Serang," ujar Endrawati. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments