Semua Menangis Saat Balita Dimakamkan, Korban Aniaya Ibu Kandung

Baca Juga

Kapolsek Jatiuwung Komisaris Eliantoro
Jalmaf menyerahkan korban kepada 

pihak keluarga untuk dimakamkan. 
(Foto: Man Handoyo/TangerangNet.Com) 

NET - Suasana duka mendalam mewarnai pemakaman Quina Latisa Ramadhani, 1,5, yang dianiaya hingga tewas oleh ibu kandungnya, Rosita, 28. Sanak keluarga yang turut mengantar jenazah pemakaman balita nahas di wakaf Kampung Gebang, Kelurahan Sagiang Jaya, Kecamatan Jatuwung, Kota Tangerang itu,  tak henti-hentinya menangis.

Terlebih-lebih ketika melihat tubuh mungil itu dimasukkan ke dalam liang lahat pemakaman milik keluarga Mulyadi, 50, yang pernah mengasuh korban. "Astaghfirullah Nak, kenapa kamu meninggal dengan cara seperti ini,” tutur Mulyadi berkali-kali sambil mengusap air mata, Senin (21/1/2019).

Bahkan ketika liang lahat tersebut mulai ditimbun tanah,  Mulyadi yang pernah merawat korban sejak lahir hingga usia delapan bulan, tak kuasa menahan kesedihannya dan jatuh pinsan. Para tetangga pun yang larut dalam kesedihan, berusaha membantu memapah Mulyadi untuk meninggalkan pemakaman.

"Quina sudah seperti anak saya sendiri. Saya mengasuhnya sejak dia baru lahir hingga usia delapan bulan lebih," ucap Mulyadi terbata-bata. Namun setelah kondisi perekonomian, ibu korban pulih, Quina diambil lagi untuk dirawat.

Tapi  kenapa, kata Mulyadi, Quina  tidak diperlkukan tidak baik, hingga meninggal dunia. "Ya Allah, salah apa kamu nak sampai seperti ini,'' ujar Mulyadi berkali-kali.

Kepala Polsek Jatiuwung Komisaris Eliantoro Jalmaf, yang membopong jenazah dari rumah kontrakan orang tua korban hingga pemakaman, juga terlihat sedih. Ia mengatakan kasus tersebut ditindak lanjuti. "Sampai saat ini, Ibu korban - Rosita masih dalam pemeriksaan kami,'' kata Kapolsek.

Dan dalam pemeriksaan tersebut, kata Kapolsek, pihaknya melibatkan psikolog untuk mengetahui kondisi kejiwaan Rosita. 

Seperti diketaui Quina Latisa Ramadani dilaporkan meninggal  secara tidak wajar, setelah di tubuh korban ditemukan sejumlah luka lebam.  Dari penyelidikan yang dilakukan, akhirnya Polsek Jatiuwung  menetapkan ibu kandung korban, Rosita  sebagai tersangka. (man)

Post a Comment

0 Comments