Raslinna, Caleg Berkarya: Bangkitkan Ekonomi Kreatif Rakyat

Baca Juga

Artis Raslinna Rasidin di antara pendukung. 
(Foto: Dade Fahri/TangerangNet.Com) 



NET - Calon anggota legislative (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Berkarya Raslinna Rasidin mengaku terjun ke dunia partai politik bukan satu tahun atau dua tahun, tapi kini sudah 20 tahun lebih. 

“Walaupun dulu bendera partai lain, sebelum Partai Berkarya, artinya perjalanan saya sebagai kader politikus cukup panjang,” tutur Raslinna pada Kamis (17/1/2019) malam, saat acara nonton bareng (Nobar) Debat Capres-Cawapres, di Krukut Taman Sari, Jakarta Barat.  

Raslinna mengucapkan alhmadulillah sebagai artis dan sebagai publik pigur yang sudah membesarkannya.  “Dan saya berpijak sebagai politik, yang salah satu politikus wanita dari Partai Berkarya. Kebetulan Partai Berkarya dibentuk keluarga dan mau tidak mau saya harus bergabung," ungkap Raslinna.
  
Raslinna pun mengaku hubunga partai yang sebelumnya, cukup baik dan sudah mensejahterakannya sampai belasan tahun.  “Sudah tiga priode di sana yang artinya ketika Keluarga Besar dari suami dan membentuk Partai Berkarya ini dan saya diminta untuk masuk jadi caleg. Saya tetap di program yang sama, karena dibidang kemanusiaan dan saya juga pernah jadi Duta Kemanusiaan Republik Indonesia,” ucap Raslinna.

Raslinna mengungkapkan sampai saat ini, peduli sekali dengan masalah kemanusian, peniliti baik dalam permasalahan Ibu dan Anak. Hal ini terutama Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia saat ini berkembang pesat karena dulu semuanya ekonomi kreatif ini dibawah Kementerian Budaya dan Pariwisata tapi sekarang sudah ada Badan Ekonomi Kreatif (Bekraft). 

“Kita harus percaya bahwa ekonomi kreatif akan mampu memberikan satu dorongan yang baru. Ekonomi kreatif  akan mampu memberikan lapangan pekerjaan yang baru dan mampu meningkatkan perekonomian rakyat secara keseluruhan karena masyarakat mulai cerdas. Kita tidak perlu khawatir, sebagai contoh  ibu-ibu rumah tangga pun sudah bisa menjadi pelaku ekonomi. Artinya, bekerja itu bisa dikerjakan dari rumah,” ujarnya.

Guna untuk menjadikannya anggota dewan atau wakil rakyat membutuhkan 140.000 suara dan bukan pekerjaan yang ringan. Oleh karena itu, ia juga akan memberikan masukan-masukan serta ide-ide dan membangun jaringan sehingga keberadaan mereka akan bisa menjadi penopang keluarga dan menjadikan keluarga mandiri. (dade)

Post a Comment

0 Comments