Tekan Pengangguran, Pemprov Gratiskan Pendidikan Dan Naikkan Insentif Guru

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim (baju
putih) saat memaparkan solusi tenaga kerja.
(Foto: Istimewa)


NET - Gubernur Provinsi Banten H. Wahidin Halim mengatakan dengan melaksanakan pendidikan gratis dan menaikan gaji serta intensif guru di Provinsi Banten, dapat meningkatkan kualitas pendidikan sehingga mampu menekan angka pengangguran yang tinggi. 

Hal ini dikatakan Gubernur dalam Acara Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema “Membangun Indonesia Dengan Tenaga Kerja Berkualitas” di Pendopo Gubernuran Banten Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP-3B), Jalan Syech Nawawi Albantani, Curug, Kota Serang, Kamis (6/12/2018). 

Dalam paparannya, Gubernur menjelaskan Provinsi Banten memiliki angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi, inflasi yang rendah, rakyat miskin berkurang, namun angka pengangguran yang tinggi. 

Gubernur menjelaskan tingginya angka pengangguran ini banyak disumbang oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang belum secara maksimal terserap oleh industri yang ada di Provinsi Banten. Selain itu, banyak siswa di Provinsi Banten tidak maksimal dalam menyelesaikan pendidikan karena biaya pendidikan yang tinggi. Oleh sebab itu, Provinsi Banten menggratiskan biaya pendidikan tingkat sekolah tingkat lanjutan atas (SLTA) serta menaikkan gaji dan insentif dari guru.

“Dengan hal itu, kuliatas dari tenaga kerja di Provinsi Banten akan semakin lebih baik lagi,” tutur Wahidin Halim (WH).

Menurut Gubernur, dengan meningkatkan infrastruktur serta membuka daerah-daerah yang hingga saat ini masih terisolasi di Provinsi Banten, akan memudahkan dalam pengelolaan sumber daya alam yang ada. Jumlah pengangguran yang tinggi saat ini tidak hanya fokus pada penyerapan industri semata, namun mampu memkasimalkan sumberdaya alam yang ada di Banten atau bahkan dapat membuka lapangan pekerjaan. 

“Provinsi Banten adalah provinsi yang kaya, selain letaknya yang strategis menjadikan Provinsi Banten memiliki potensi yang besar. Selah satunya adalah sektor pariwisata yang sangat baik. Kita akan kelola pariwisata di Provinsi Banten supaya ke depannya sektor pariwisata bisa menjadi salah satu produk unggulan dari Provinsi Banten,” ujar Gubernur.

Selain Gubernur, tampil  menjadi nara sumber Menteri Riset Teknologi, dan Perguruan Tinggi Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak., Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad, M,Sc., Ph.D, Direktur kerja sama dan pemberdayaan kementrian PUPR Dewi Chomistriana ST. M,Sc serta, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Prof. Dr. H. Soleh Hidayat, M.Pd. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments