Gubernur Minta Cepat Tuntaskan Pengadaan Tanah Proyek Nasional

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim saat
kunjungan mendadak (Sidak) proyek jalan.
(Foto: Dok TangerangNet.Com)


NET - Gubernur mengingatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banten dan pihak terkait dalam percepatan progres pengadaan tanah dan konstruksi Proyek Strategis Nasional (PSN) dan non-PSN, agar mempercepat capaian realisasi proyeknya sesuai harapan.

Hal itu dikatakan Gubernur Banten H. Wahidin Halim saat rapat Koordinasi dan Evaluasi Progres Pengadaan Tanah dan Kontruksi Proyek Strategis Nasional (PSN) dan non-PSN Provinsi Banten, di Istana Nelayan, Tangerang, Kamis (13/12/2018). 

Selain itu, kata Gubernur, agar penanganan permasalahan umum dalam kegiatan pengadaan tanah harus segera teratasi seperti banyaknya tanah fasos dan fasum yang belum jelas statusnya termasuk  tanah instansi Pemerintah baik pusat maupun daerah, dan tanah wakaf. 

Gubernur mengatakan adanya penggarapan terhadap tanah negara yang belum jelas statusnya, terdapat tanah yang pemiliknya sulit diidentifikasi, jalan desa yang belum jelas status kepemilikan tanahnya, tanah kehutanan serta belum optimalnya koordinasi anggota satuan tugas (Satgas) B khususnya yang menangani tanaman (Dinas Pertanian) dan bangunan (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang-PUPR) agar terus melakukan koordinasi dan komunikasi secara maksimal antar pejabat dan pihak terkait berlangsung lebih cepat sehingga tindakan yang diperlukan dapat cepat dilaksanakan

Gubernur ingin memastikan jalannya PSN tidak terganggu, karena semuanya harus taat pada kebijakan Pemerintah pusat tetapi harus sejalan dengan non-PSN yang dilaksanakan Pemerintah daerah. 

"Saya hadir di sini, terus memberikan dukungan dan motivasi karena saya merasa program ini merupakan bagian dari Pemerintah Provinsi Banten juga," tegas Wahidin Halim. 

Adapun pengadaan tanah PSN berdasarkan Kategori Pembangunan Provinsi Banten; satu
. Pembangunan Jalan Tol ; Pertama, Tol Serang-Panimbang, terletak di Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Target jumlah bidang sebanyak 6.104 dengan luas 747.8 hektar. Realisasi jumlah bidang sebanyak 3.802 dengan luas 399.2 hektar.  Progres konstruksi realisasi fisik sekitar 5 persen.

Kedua, Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran terletak di Kota Tangerang. Target jumlah bidang sebanyak 2745 dengan luas 128.6 hektar. Realisasi jumlah bidang sebanyak 1661 dengan luas 64.1 hektar.  Progres konstruksi realisasi fisik sebesar 20.71 persen. 

Ketiga, ruas jalan tol Kunciran-Serpong terletak di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel), target jumlah bidang sebanyak 2.828 dengan luas 104.7 hektar.  Realisasi jumlah bidang sebanyak 2.798 dengan luas 103.8 hektar atau 99.1 persen. Progres konstruksi realisasi fisik sebesar 97.43 persen.  (*/pur)

Post a Comment

0 Comments