Pendapatan Retribusi Aset Kabupaten Tangerang Lampaui Target

Baca Juga

Penggunaan GSG bayar meski internal.
(Foto: Istimewa)

NET - Target pendapat Pemerintah Kabupaten Tangerang dari sektor retribusi aset pada 2018 sudah melampaui target. Dari target yang bebankan pemerintah melalui Anggatan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018  Bidang Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah  (BPKAD) sebesar Rp 1 miliar.

Kepala Bidang Aset BPKAD Kabupaten Tangerang Fahmi Faisuri mengatakan Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan pada bidang aset untuk bisa menggali potensi pendapat asli daerah pada tahun 2018 sebesar Rp. 1.000.000.000,- dan hingga menjelang akhir tahun ini target yang di bebankan sudah terlampaui.

"Dari target pendapatan yang diamanakan pemerintah pada tahun ini, kita sudah melampauinya hingga 50 persen. Target kita 1 miliar rupiah, namun kini sudah mendapatkan 1,5 miliar rupiah," ujar Fahmi Faisuri ditemui di ruang kerjanya, Tigaraksa, Selasa (13/11/2018).

Menurut Fahmi, retribusi yang mengatur bidang aset dalam menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) itu berdasarkan Perda No. 6 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

"Jadi pungutan yang kita kerjakan semuanya berdasarkan payung hukum ini, yakni aset daerah seperti aula rapat perkantoran. Seperti aula kecamatan termasuk sport center  itu harus berbayar," paparnya. 

Gedung atau bangunan yang terdaftar sebagai milik pemerintah, saat ini harus bayar ketika dipakai, meski pemakainya merupakan internal pemerintah..

"Aset milik Kabupaten Tangerang yang bisa menghasilkan retribusi dan pendapatan sewa aula sewa gedung, sewa ruang rapat  sewa GSG (Gedeng Serba Guna-red), sewa Graha Pemuda Kitri Bakti, Stadion Sport Center dan  GOR  sera aula- aula kecamatan dan papan reklame,” tutur Fahmi. (*/ran)

Post a Comment

0 Comments