Gubernur: Aparatur Pemprov Banten Harus Siap Diperiksa BPK

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim.
(Foto: Istimewa)


NET - Gubernur Banten H. Wahidin Halim mengatakan setiap aparatur negara harus siap diperiksa oleh auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).  “Saya senang ketika auditor BPK melakukan tugas pengawasan dan pemeriksaan kepada aparat Pemerintah Provinsi Banten,” ujar Gubernur. 

Gubernur Banten didampingi Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Ino S. Rawita, mengatakan hal itu saat Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan BPK Provinsi Banten di Auditorium Perwakilan BPK Provinsi Banten, Jalan Raya Pandeglang, Palima, Kota Serang, Jum'at (23/11/2018).

“Silahkan BPK dengan leluasa melaksanakan tugas dan fungsinya melakukan pengawasan serta pemeriksaan terhadap kami (Pemprov Banten-red)," tutur Wahidin Halim (WH). 

Gubernur  berharap  dengan tugas dan fungsi BPK yang membantu Pemerintah daerah dalam mewujudkan laporan keuangan daerah yang akuntabel, menjadi motivasi bagi seluruh aparatur baik di Pememerinta Provinsi (Pemprov) Banten maupun Pemerintah kabupaten dan kota agar dapat menyusun laporan keuangan sesuai peraturan dan tata cara yang berlaku. 

"Tujuannya adalah transparansi, tapi transparan yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang menjadi standar laporan keuangan Pemerintah daerah," tegas Gubernur

Terlebih dengan telah diperolehnya predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Pemprov Banten dari BPK. Atas opini WTP ini, menurut Gubernur, harus menjadi momentum untuk mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi keuangan daerah, serta dapat meminimalisasi penyimpangan-penyimpangan yang ada.

Sementara itu, anggota V BPK RI Isma Yatun, dengan sertijab ini diharapkan akan membawa seluruh pihak pada kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang. Selain itu, agar kinerja Pemerintah daerah semakin meningkat dan transparan serta akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah akan semakin baik dan sesuai dengan harapan. 

"Semoga opini yang sudah baik terus dipertahankan, dan yang belum baik segera diperbaiki agar lebih akuntabel  lagi," ucap Isma Yatun. 

Serah terima jabatan antara pejabat lama Thomas Ipoeng Andjar Wasito kepada Hari Wiwoho disaksikan oleh anggota V BPK RI Isma Yatun, Auditor Keuangan Negara V BPK RI dan Bambang Pamungkas. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments