Kasad Resmikan Masjid Patria, Di Lebak, Banten

Baca Juga

Kasad Jenderal TNI Mulyono saat menandatangani prasasti. 
(Foto: Istimewa)   

NET -  Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono meresmikan Masjid Patria yang dibangun di atas lahan 3.300 meter persegi dengan luas bagunan 565 meter persegi di Kesatrian Batalyon Mandala Yudha Kostrad di Desa Mekarsari, Jasira, Lebak, Banten, Selasa (21/8/2018).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penekanan sirene pembuka tirai yang bertuliskan peresmian Masjid Patria Batalyon Mandala Yudha Kostrad oleh Kasad Jenderal TNI Mulyono didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Pusat Ibu Sita Mulyono disaksikan Pangkostrad  Letjen TNI Andika Perkasa dan Danyon Mandala Yudha Kostrad Kolonel Inf M. Asmi serta pejabat jajaran Kostrad, Mabesad serta para pejabat  Pemerintahan Provinsi Banten.

"Bismillahirrahmanirrahim, semoga Mesjid Patria membawa berkah,” ujar Kasad, sebelum menekan tombol sirene.

Masjid Patria dibangun merupakan bantuan pribadi Kasad, mengingat di Batalyon Mandala Yudha Kostrad belum terdapat masjid. Prajurit Batalyon Mandala Yudha Kostrad khususnya yang beragama Islam untuk kegiatan shalat berjamaah 5 waktu dan shalat Jumat melaksanakan kegiatan agama harus keluar dari Kesatrian.

"Saya memberi nama Masjid Patria ini bukan asal saja, tapi mempunyai makna dan saya sudah bertanya terlebih dahulu kepada ulama bahwa nama Patria sangat bagus," ujarnya.

Kasad menambahkan Patria ini diambil dari nama anaknya yang berarti kuat, pemberani, dan berbangsa serta cinta tanah air Indonesia, seperti nama didirikannya Batalyon Komposit ini. “Mudah-mudahan dengan selesai dibangunnya Masjid ini dapat dijadikan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tutur Kasad.

Selain itu, kata Kasad, dengan dibangunnya Masjid Patria ini dapat digunakan sebagai sarana untuk membangun silaturahmi dan komunikasi sosial bagi sesama warga Batalyon Mandala Yudha Kostrad maupun warga disekitarnya. Usai peresmian Masjid Patria, Kasad Jenderal TNI Mulyono memberikan secara simbolis hewan kurban berupa dua ekor sapi.  Satu ekor sapi diberikan untuk prajurit Mandala Yudha Kostrad dan satu ekor lagi diberikan untuk masyarakat sekitar Batalyon.
(dade)


Post a Comment

0 Comments