Siswa SMK Praktek Kerja Lapangan Di Divisi Infanteri 2 Kostrad

Baca Juga

Siswa SMK yang sedang praktek kerja lapangan.
(Foto: Dade, TangerangNet.Com)  
NET - Detasemen Peralatan Divisi Infanteri 2 Kostrad menjalin kerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 11 Malang dan SMK Negeri 1 Sukorejo Pasuruan dalam rangka pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) bagi para siswa dari kedua sekolah tersebut di Markas Detasemen Peralatan Divisi Infanteri 2 Kostrad, Singosari, Malang.

Praktek Kerja Lapangan adalah salah satu bentuk implementasi secara sistematis dan sinkron antara program pendidikan di sekolah dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja secara langsung di lapangan untuk mencapai tingkat keahlian tertentu.

Maksud dilaksanakannya PKL ini, selain sebagai salah satu syarat tugas sekolah, juga sebagai kegiatan siswa untuk mencari pengalaman kerja sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan selama 5 bulan di bawah pengawasan Mayor Cpl Wiwin Wiryono selaku Wakil Komandan Detasemen Peralatan Divisi Infanteri 2 Kostrad dan dibantu 10 anggota lainnya.

Mayor Cpl Wiwin Wiryono mengatakan kegiatan kerja sama antara Detasemen Peralatan Divisi Infanteri 2 Kostrad dengan berbagai Sekolah Menengah Kejuruan ini, merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan satuan. Praktek Kerja Lapangan ini diharapkan membuat para siswa lebih matang dan siap terjun di lapangan. 

"Para siswa SMK ini diberi materi pembelajaran berupa materi praktek, seperti bongkar pasang mesin, bongkar pasang rem, pengetahuan sistem mekanik kendaraan, sistem kelistrikan, perbaikan bodi kendaraan atau casis, bongkar pasang karburator mobil, dan pengetahuan sistem bahan bakar," ujar Wiwin Wiryono, Senin (16/1/2017).

Selain dibekali materi tentang otomotif, para siswa tersebut juga dibekali materi tentang Bela Negara, PBB dan pelatihan sikap disiplin yang diawali dengan apel pagi, senam  pagi dan lari pagi setiap harinya. Dengan diberikannya materi Bela Negara, untuk para siswa diharapkan memiliki pribadi yang patriotik serta timbul rasa bangga terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (dade)

Post a Comment

0 Comments