Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pemkot Tangerang Tingkatkan Pelayanan Wajib PBB Dan BPHTB

Pelayanan terhadap wajib pajak di kantor dinas.
(Foto: Pemerintah Kota Tangerang)  
KESADARAN  masyarakat Kota Tangerang untuk memenuhi kewajibannya terus meningkat. Hal itu terjadi karena mereka ingin melihat  perkembangan  daerahya semakin baik dalam rangka menyusun program pembangunan di segala bidang.

Hal itu dibenarkan oleh Herman Suwarman, Kepala Dinas Pelayanan Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Kota Tangerang. Bahwa kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajibannya dalam hal pembayaran  PBB dan BPHTB semakin meningkat.

Akibatnya, kata dia, memasuki  bulan November 2016, pendapatan dari sektor PBB sudah mencapai 97 persen dari Rp 341 miliar yang  ditargetkan. Sedangkan BPHTB, 78 persen dari Rp 315 miliar yang ditargetkan. " Dengan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat,  kami yakin hingga akhir Desember 2016 nanti, perolehan dari sektor ini akan melebihi apa yang sudah ditargetkan oleh Pemda Kota Tangerang,” ungkap Herman.

Lebih jauh Herman menjelaskan bahwa perolehan dari sektor PBB dan BPHTB sekarang ini semakin baik, selain karena kesadaran masyarakat yang sudah meningkat, juga didukung adanya kebijakan baru dari Pemda Kota Tangerang serta kerja keras seluruh pegawai di dinas itu yang senantiasa  mengingatkan para wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya, baik melalui  surat imbauan secara langsung maupun  sosialisasi melalui media cetak dan elektronik.

“Untuk memudahkan pelayanan ini,  kami juga membuka loket  PBB di hari Sabtu dan Minggu di setiap UPTD Pelayanan Pajak , di kantor  kecamatan. Tujuannya selain mernudahkan  juga mendekatkan pelayanan kepada para wajib pajak," ucap Herman.

Dan untuk lebih memmudahkan pelayanan tersebut, kata Herman, ke depannya Dinas PBB dan BPHTB akan memberikan pelayanan melalui  aplikasi Tangerang Live. " Saat ini rencana pelayanan PBB dan BPHTB via aplikasi itu masih dalam pembahasan dan mudah-mudahan tahun 2017 nanti sudah bisa dilaksanakan," ujar Herman. (Adv)

Post a Comment

0 Comments