![]() |
Andika Hazrumy, Ratu Tatu Chasanah, dan Wahidin Halim: surat kepercayaan dari Ketua Umum Golkar. (Foto: Istimewa) |
NET – Surat Keputusan
Pimpinan Partai Politik Tingkat Pusat tentang persetujuan pasangan calon
Gubernur dan Wakil Gubernur Banten kepada Wahidin Halim dan Andika Hazrumy yang
ditandatangani oleh Ketua Umum Setya
Novanto dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham, menandakan Partai Golongan Karya
(Golkar) yakin akan memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten 2017.
“Saya menilai
Partai Golkar sangat serius memenangkan dalam menghadapi Pilkada Banten 2017.
Kita sama-sama tau, sampai saat ini belum ada pasangan gubernur dan wakil gubernur
selain Pak Wahidin Halim dan Andika Hazrumy,” ujar Chief Executive Office (CEO) Wahidin Halim
(WH) Center Ahmad Jazuli Abdillah kepada TangerangNET.Com, Senin (11/9/2016)
pagi.
Melihat kondisi
tentang pencalonan pada Pilkada Banten 2017, kata Jazuli, sudah hampir sebulan
pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Wahidin Halim dan Andika
dideklarasikan, namun belum ada lagi calon lain yang berpasangan muncul. “Dalam
pemilihan kepala daerah, calon itu wajib berpasangan sehingga tidak akan ada
dan tidak akan diterima oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum-red) saat pendaftaran calon
tanpa pasangan,” ungkap Jazuli yang juga Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim
Indonesia (ICMI) Koordinator Kota Tangerang.
Meskipun begitu,
tambah Jazuli, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar membuat surat yang
langsung ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal. Tentu surat
ini akan berguna pada saat pendaftaran Wahidin Halim dan Andika Hazrumy sebagai
Gubernur dan Wakil Gubernur di kantor KPU Banten nanti. “Secara teknis hampir
tidak ada lagi masalah soal pendaftaran di kantor KPU Banten nanti untuk
pasaangan Pak Wahidin dan Andika,” ucap Jazuli.
Sebelumnya, Ketua
Bidang Pemenangan Jawa I Agun Gunandjar Sudarsa di kantor DPP Partai Golkar
mengaku beberapa minggu sebelum surat rekomendasi ditandatangani Ketua Umum DPP
Partai Golkar Setya Novanto, ada pihak yang masih melakukan manuver dengan
maksud menjegal ke luarnya rekomendasi untuk pasangan WH-Andika.
“Mereka masuk di luar
prosedur dan ketentuan yakni langsung menemui Pak Ketum, (Setya Novanto,red).
Membawa hasil survei SMRC (Saeful Mujani Research Consulting,red) dengan
harapan rekomendasi bisa berubah. Namun, Pak Ketum justru mengembalikan kepada
ketentuan DPP, dan hasil rekomendasi WH-Andika merupakan keputusan yang sudah
bulat,” ujar Agun Gunandjar di kantor DPP Partai Golkar, Sabtu (10/9/2016).
Agun mengatakan
pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy yang diusung Partai Golkar dan Partai
Demokrat memiliki tren keterpilihan yang terus mengalami naik. Bahkan ia sangat
yakin dengan strategi dan cara yang tepat, pasangan WH-Andika akan memenangi
Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten pada 15 Februari 2017 mendatang.
“Segera melakukan
konsolidasi. Baik struktural maupun nonstruktural. Segera buat tim kerja
pemenangan pasangan yang ditetapkan. Selanjutnya DPP akan menurunkan tim survei
untuk melihat progress. Dengan cara dan strategi yang tepat, pasangan WH-Andika
pasti menang,” kata Agun. (ril)
0 Comments