Dua anak yang ikut "Khitanan Ceria Bersama
InJourney Airports 2026" sedang aksi.
(Foto: Istimewa)
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bandara tidak hanya memberikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara bandara dan warga di sekitar kawasan operasional.
Heru Karyadi mengatakan keberadaan bandara harus mampu memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Sebagai bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki peran yang tidak hanya terbatas pada penyediaan layanan transportasi udara. Kami juga berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar. Karena itu, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat hubungan baik yang selama ini terjalin antara bandara dan masyarakat,” ujar Heru.
Menurut Heru, program Khitanan Ceria Bersama InJourney Airports 2026 merupakan salah satu bentuk kontribusi berkelanjutan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam mendukung akses layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut, kata Heru, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Nomor 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta mendukung upaya penguatan pembangunan sumber daya manusia.
Khitanan Ceria telah menjadi program tahunan yang secara konsisten diselenggarakan sejak 2024 dan terus mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa program ini memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh keluarga di sekitar kawasan bandara,” tutur Heru.
Selain mendapatkan layanan khitan gratis yang ditangani tenaga medis profesional, para peserta juga menerima berbagai perlengkapan seperti baju koko, sarung, peci, celana khitan, dan makanan ringan, kata Heru.
Setelah menjalani proses khitan, kata Heru, peserta turut mendapatkan mainan remote control, uang saku, serta makan siang sebagai bagian dari upaya menghadirkan suasana yang lebih ceria dan berkesan bagi anak-anak.
Pada kesempatan yang sama, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyerahkan bantuan TJSL secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat dengan total nilai Rp166,18 juta.
Heru menyebutkan bantuan tersebut meliputi pembangunan saluran air untuk penanganan banjir di SMP Negeri 2 Kosambi sebesar Rp66,3 juta, pembangunan toilet Masjid Al Muhajirin Batujaya Tangerang sebesar Rp58,58 juta, serta bantuan perlengkapan makan bagi anak yatim di Yayasan Satu Benih Tenjo sebesar Rp41,3 juta.
Heru menyampaikan penyaluran bantuan TJSL tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. Melalui berbagai program sosial yang menyasar bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan keagamaan, Bandara Soekarno-Hatta terus berupaya hadir sebagai mitra pembangunan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga berbagai program sosial yang dijalankan Bandara Soekarno-Hatta dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Heru.
Selain itu, Heru mengajak masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu operasional bandara, seperti bermain layang-layang, menerbangkan drone tanpa izin, maupun aktivitas lainnya yang dapat membahayakan penerbangan.
Asisten Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan mengatakan melalui berbagai program TJSL yang dijalankan secara berkelanjutan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan warga di sekitar kawasan bandara. (*/pur)



0 Comments