| Petugas patroli perlihatkan barang bukti dari tersangka Arip berupa narkotika dibeli secara online. (Foto: Istimewa) |
Pria tersebut diamankan usai terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas pada Sabtu (23/5/2026) di kawasan Jalan Pantura, seberang Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari mengatakan penangkapan bermula saat Tim Gabungan Satbrimob dan Tim Presisi Sat Samapta yang dipimpin Iptu Try Sartoto melakukan patroli rutin di wilayah Daan Mogot dan sekitarnya.
Saat patroli berlangsung, petugas mencurigai seorang pengendara motor Honda Scoopy tanpa plat nomor yang berhenti di dekat lokasi steam mobil yang sudah tutup.
“Ketika dihampiri dan ditanya oleh petugas, pengendara justru langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi,” ujar Jauhari.
Petugas kemudian melakukan pengejaran. Selama pelarian, pengendara tersebut beberapa kali memutar arah dan melawan arus lalu lintas yang membahayakan pengguna jalan lain.
Aksi pelarian itu akhirnya terhenti setelah petugas memberhentikan pelaku di kawasan Jalan Pantura, seberang Lapangan Ahmad Yani. Pelaku sempat mencoba kabur dengan meninggalkan motornya, namun berhasil diamankan petugas.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan dua paket klip berisi narkotika jenis tembakau sintetis yang disimpan di dalam jok sepeda motor pelaku.
Pelaku diketahui Arip, warga Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.
Kepada petugas, Arip mengaku baru membeli barang tersebut dari wilayah Jakarta melalui sistem transaksi mapping yang dilakukan lewat akun Instagram.
“Pelaku mengaku membeli dua paket tembakau sintetis dengan harga total sekitar Rp850 ribu,” jelasnya.
Selain dua paket tembakau sintetis, polisi juga mengamankan satu unit handphone dan sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan pelaku.
Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota guna pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.
Kapolres mengimbau masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
“Jangan coba-coba terlibat narkoba dalam bentuk apa pun. Selain merusak kesehatan, juga akan berhadapan dengan hukum,” tuturnya.
Kapolres mengatakan patroli JAGA JAKARTA+ akan terus digelar secara rutin guna menjaga keamanan wilayah dan menekan angka kriminalitas di Kota Tangerang. (*/pur)



0 Comments