Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan
cindera mata golok Banten kepada Ketua 
Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn.
Marciano Norman.
(Foto: Istimewa) 


  

NET - KONI Provinsi Banten didorong Gubernur Andra Soni dapat melahirkan atlet berprestasi baik pada tingkat nasional maupun internasional. KONI diharapkan bisa merumuskan berbagai terobosan bidang pembinaan dan pengembangan olahraga bagi para atletnya.

“Saya merasakan betul tadi bagaimana suasana pelantikannya sangat khidmat dan yang dilantik juga terlihat antusiasnya, terlihat semangatnya. Ini meyakinkan diri saya bahwa Insya Allah prestasi olahraga di Provinsi Banten akan meningkat secara perlahan,” ujar Gubernur Banten Andra Soni pada Selasa (3/2/2026).

Gubernur mengatakan hal itu pada pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten periode 2025–2029 di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Syech Nawawi Al Bantani, Curug, Kota Serang.

KONI juga diminta untuk membantu pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan program pembinaan atlet. Apalagi, Provinsi Banten sedang menyiapkan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Harapan kita untuk menjadi tuan rumah PON bukan hanya sekadar gaya-gayaan, tapi sama seperti yang disampaikan oleh Bapak Ketua Umum KONI tadi itu sebagai parameter sebuah daerah hasil kerja selama ini terkait dengan pembinaan olahraga,” ujarnya.

Gubernur menyebutkan Provinsi Banten sudah sanggup menjalankan event olahraga nasional. Perkembangan prestasi atlet juga mulai meningkat dari parameter Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS). Pada 2025, Provinsi Banten naik ke peringkat kelima peraih medali terbanyak.

“Ini menandakan bahwa Provinsi Banten punya potensi, punya kekuatan, punya tim yang kuat, tim yang solid melalui pembina olahraga pengurus bidang olahraga yang ada,” paparnya.

Makanya, kata Andra, pada pembinaan atlet, perlu pendekatan kolaboratif dan pembinaan berjenjang. KONI dan Pemprov Banten bisa saling bersinergi untuk menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kompetisi dan prestasi.

“Alhamdulillah, Provinsi Banten selalu di atas rata-rata nasional, baik itu pertumbuhan ekonominya. Kemudian juga pengendalian inflasi, juga kemandirian fiskal, dan sebagainya itu. Selalu di atas rata-rata nasional yang menandakan bahwa untuk olahraga pun Insya Allah Provinsi Banten bisa di atas rata-rata nasional,” tuturnya.

Sementara Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pengurus KONI Banten masa bakti sebelumnya. Pengurus baru yang dipimpin Agus Rasyid dan jajaran pengurus harus bisa mengembangkan olahraga secara maksimal.

Marciano Norman berterima kasih atas kehadiran Provinsi Banten pada Pekan Olahraga Nasional ke-21 di Aceh dan Sumatera Utara pada saat itu Banten menempati peringkat ke-11. Kemudian pada Pekan Olahraga Nasional Beladiri yang dilaksanakan di Kudus beberapa waktu yang lalu dan Banten menempati peringkat ke-11 dari 38 Provinsi.

Provinsi Banten menjadi gudangnya atlet berprestasi nasional dan dunia. Mulai dari atlet taekwondo, atlet judo, atlet panjat tebing, dan atlet angkat besi Rizki Juniansyah yang berhasil meraih medali emas pada Olimpiade Paris 2024 di kelas 73 kg putra.

“Alhamdulillah, saya menyaksikan secara langsung waktu Rizki mendapatkan medali emas,” ungkapnya.

Fasilitas di Provinsi Banten juga sangat memadai. Provinsi ini menurutnya pantas menjadi tuan rumah PON ke-23 di tahun 2023.

“Fasilitas yang ada di Banten sangat memadai, banyak yang memenuhi standar untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional. Atlet-atlet Banten juga banyak atlet yang selalu menjadi andalan Indonesia pada saat keikutsertaannya di multi-event internasional mulai SEA Games, Asian Games, maupun Olimpiade,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan pelantikan dan pengukuhan pengurus KONI Banten periode 2025–2029 adalah titik awal daripada pelaksanaan rencana kerja. Salah satunya adalah peningkatan prestasi olahraga di Provinsi Banten baik itu untuk di PON maupun pada kejuaraan lainnya.

“Kemudian pencanangan Provinsi Banten dan Lampung sebagai tuan rumah PON di 2032,” ujarnya. (*/pur)