Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

"Masa Pensiun Adalah Fase Baru Untuk Tetap Aktif Dan Produktif"

EA Deni Hermawan (tengah) bersama pengurus
PPI Provinsi Banten pada pembukaan raker.
(Foto: Istimewa)  



NET - Asisten Daerah Umum Sekretariat Provinsi Banten EA Deni Hermawan mewakili Gubernur Banten Andra Soni mengatakan masa pensiun bukan akhir dari pengabdian, melainkan  fase baru untuk tetap aktif dan produktif.

Hal itu disampaikan Deni Hermawn pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Provinsi Banten Tahun 2025 di Pendopo Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jalan Syech Nawawi Al Bantani, Palima, Curug, Kota Serang, pada Kamis (31/7/2025).  

Deni Hermawan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para purnabakti atas kontribusi nyata dalam pembangunan, baik pada tingkat daerah maupun nasional.  “Pendopo ini adalah rumah kita bersama. Banyak jejak perjuangan dan karya nyata Bapak/Ibu yang telah mewarnai perjalanan pemerintahan Provinsi Banten. Kami yang hadir hari ini adalah penerus dari warisan pengabdian tersebut,” kata Andra Soni.

Andra Soni menegaskan masa pensiun bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal fase baru untuk tetap aktif dan produktif.  Dengan pengalaman,  keahlian, dan jejaring yang luas, para pensiunan memiliki kekuatan sosial, intelektual, bahkan ekonomi yang berharga dalam mendukung kemajuan daerah.

 "Jika dikelola dengan tepat, kekuatan kolektif para pensiunan bahkan dapat memberikan pengaruh secara geopolitik,” tuturnya. 

Andra Soni menilai potensi pensiunan tetap relevan secara sosial, intelektual, bahkan ekonomi,” ujarnya.

Rakerda PPI Banten tahun 2025 mengusung tema: “Mewujudkan Pensiunan yang Aktif, Sehat, dan Sejahtera melalui Pemberdayaan Anggota dan Kemitraan untuk Mendukung Banten Maju.” Kegiatan itu, menjadi forum strategis dalam merumuskan program pemberdayaan pensiunan sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Banten.

Ketua Penyelenggara Cepi Safrul Alam melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Pra Kerja Nasional PPI di Jakarta, serta hasil diskusi daring dan luring pada Mei–Juni 2025. Peserta terdiri atas pengurus PPI pusat dan daerah, serta unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Sementara itu, Ketua PPI Banten RHA Hilman Nitiamidjaja menyebutkan PPI hadir sebagai wadah pensiunan berintegritas untuk terus berdaya. Sejak berdiri pada 2002, PPI berkomitmen mendorong kemandirian melalui organisasi, usaha, dan kontribusi sosial.

“Rakerda ini diharapkan memperkuat sinergi antara pensiunan dan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat  Banten yang maju dan inklusif,” ucapnya. (*/pur)

 

Post a Comment

0 Comments