Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Polisi Mulai Antisipasi Gesekan Antar-Pendukung Caleg Dan Capres Pemilu 2024

Jemaah Masjid Al Falah serius mendengarkan
penjelasang Kapolres Metro Tangerang Kota
Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho.
(Foto: Istimewa)  


NET – Polres mulai mengantisipasi terjadi gesekan antar-pendukung calon anggota legislative (Caleg), calon presiden (Capres), dan kepala daerah yang rentan di lingkungan.

“Menghadapi tahun politik saat ini gesekan antar pendukung caleg, capres, dan calon kepala daerah rentan terjadi di lingkungan,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho pada Jumat keliling menyampaikan pesan Harkamtibmas masa Pemilu 2023-2024 di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya.

Kapolres mengatakan hal itu di Masjid Al-Falah, Jalan Sentosa RT 004 RW 005, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Jum'at (1/12/2023).  

"Pada 2023-2024 adalah tahun politik dan saat sudah pada tahapan Pemilu. Jangan sampai terjadi pemisahan dan perpecahan masyarakat hanya karena perbedaan pilihan. Saling menghormati, jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita hoax yang belum tentu kebenarannya," tutur Kapolres di hadapan jamaah usai pelaksanaan salat Jumat berjamaah.

Zain menjelaskan kegiatan Jumat Keliling sekaligus Jumat Curhat adalah program yang dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mencatat, mendengar, dan berikan solusi untuk masyarakat, sebagai bentuk nyata polisi hadir di tengah masyarakat.

"Kepada DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Al-Falah ini, kita mengimbau bahwa Masjid adalah tempat beribadah. Jangan sampai tempat ini dijadikan mencari dukungan oleh para peserta Pemilu," pesan Zain.

Kapolres menjelaskan soal maraknya kasus tawuran dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Oleh karenanya masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, pengunaan CCTV di lingkungan akan dapat meminimalisir aksi-aksi kejahatan.

"Curanmor dapat terjadi di mana saja, dan kapan saja termasuk Masjid. Diharapkan gunakan CCTV di lingkungan," ujarnya.

Dijelaskannya, kegiatan Jumat keliling sekaligus Jumat Curhat ini merupakan program Polda Metro Jaya. Polisi mendengar, mencatat, dan membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lingkungan. Tentunya, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dan Polisi RW, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

"Libatkan remaja pada kegiatan positif seperti pengajian, olahraga dan lain sebagainya. Mari bersama kita jaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah," tuturnya. (*/pur)



Post a Comment

0 Comments