Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kesedihan Ny. Cynthia, Anak Tidak Terlibat Kejahatan Tapi Ditahan


Ny. Liem Cynthia. 
(Foto: Ist/koleksi pribadi)  



NET - Kesedihan seorang ibu ketika anaknya sedang menjalankan bisnisnya tiba-tiba tersangkut kasus hukum lalu menjadi tersangka, ditahan di Polda Metro Jaya,  dan akhirnya menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Jakartra Utara. Itulah yang dialami Ny. Liem Cynthia, 60, warga Perumahan Puri Botanical, Joglo, Jakarta Barat.

Atas kesedihan tersebut, Ny. Liem Cynthia mengungkapkan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/7/2021) yang didampingi juru bicara keluarga Yelly Okta Fianty, SH MH, dan Syafril Elain, SH. 

Ny. Liem Cynthia mengatakan putrinya adalah Ng Meiliani, bekerja di PT Innovative Plastic Packaging.

Ng Meiliani yang sehari-hari hanya bertugas mengawasi Operasional Marketing PT Innovative Plastic Packaging dan tidak pernah mengikuti pertemuan antara terdakwa Alex Wijaya dan saksi pelapor (Netty Malini) yang telah sepakat untuk melakukan Perjanjian Pinjam Meminjam (Hutang Piutang) yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

“Setahu saya, saksi pelapor (Netty Malini) bersedia meminjamkan dana dan uang kepada terdakwa Alex Wijaya untuk keperluan operasional PT Innovative Plastic Packaging,” ucap Ny Liem Cynthia.

Belakangan, kata Ny. Liem Cynthia, baru mengetahui ada rincian dan jumlah seluruhnya setelah disampaikan jaksa dalam dakwaan yang menyebutkan total seluruhnya Rp 22.000.000.000,- (Dua puluh dua miliar rupiah). Terdakwa NG Meliani  tidak mengetahui dan hanya mengetahuinya adanya hutang dari Netty Malini pada saat Pra Verifikasi Hutang dengan Tim Kurator PT Innovative Plastic Packaging.

Ny. Liem Cynthia menyebutkan timbul persoalan tersebut bermula adanya pinjam meminjam (hutang piutang) antara Terdakwa Alex Wijaya dengan saksi pelapor (Netty Malini) secara hukum menunjukkan bahwa Alex Wijaya merupakan Direktur PT  Innovative Plastic Packaging kapasitasnya adalah selaku debitur dan saksi pelapor (Netty Malini) adalah selaku kreditur.

“Saya menilai tidak sepatutnya Alex Wijaya dan Netty Malini diposisikan seolah-olah sebagai pelaku kejahatan dan korban keiahatan. Pokok soal dalam perkara ini sejatinya bukan merupakan sebuah peristiwa pidana melainkan peristiwa perdata berupa adanya kesepakatan antara saksi pelapor (Netty Malini) sebagai kreditur dan Alex Wiajaya selaku Direktur PT Innovative Plastic Packaging sebagai debitur,” ucap Ny. Liem Cynthia.

Ny. Liem Cynthia mengaku aneh karena tagihan utang Netty Malini sudah didaftarkan kepada Tim Pengurus PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) sesuai perkara No. 21/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Sby. Seharusnya tidak lagi merupakan tindak pidana oleh Alex Wijaya dan Ng Meiliani

Ny. Liem Cynthia menyebutkan seluruh dana dipergunakan untuk keperluan perusahaan, peristiwa yang dipersoalkan dalam perkara ini sesungguhnya merupakan peristiwa dalam lingkup Hukum Perdata menyangkut hukum pinjam meminiam bukan peristiwa pidana penipuan atau penggelapan.

Adanya perkara Nomor 680/Pid.B/2021/PN.Jkt.Utr, yang bergulir ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara diduga adanya rekayasa dan kriminalisasi hutang oleh aparat penegak hukum.

Ny. Liem Cynthia seorang janda dan ibu kandung terdakwa Ng Meiliani meminta perlindungan hukum kepada pejabat penegak hukum di Indonesia untuk mengawasi persidangan oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, untuk menegakkan keadilan dan kebenaran berdasarkan Kode Etik dan Pedoman perilaku hakim.

“Saya sangat berharap majelis hakim yang memeriksa perkara ini dapat bersikpa netral, obyektif, dan tidak berpihak,” ujar Ny. Liem Cynthia.

Ny. Liem Cynthia sebagai seorang janda dan sebagai ibu kandung dari terdakwa Ng Meiliani memohon agar terdakwa Ng Meiliiani diberikan tahanan rumah karena sedang sakit. Berdasarkan faktor kemanusiaan dan saat ini ada pandemi Covid-19 serta terdakwa Ng Meiliani merupakan tulang punggung keluarga dan ibunya.

“Atas permohonan tersebut, saya sebagai ibu kandung bersedia menjadi penjamin atas dikabulkan tahanan rumah terhadap terdakwa Ng Meiliani.  Saya berjanji akan menjaga supaya terdakwa Ng Meiliani tidak akan melarikan diri dan tetap bisa mengikuti sidang sesuai jadwal,” ucap Ny. Liem Cynthia. (*/pur)

 

Post a Comment

0 Comments