Tahanan Meninggal Penuh Luka Bakar, Polres Tangsel Sebut Karena Sakit

Baca Juga

Waka Polres Tangsel Kompol Stephanus Luckyto 
Andri Wicaksono saat memberi penjelasan. 
(Foto: Istimewa)   



NET - Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Kamis (17/12/2020) menjelaskan terkait adanya tahanan yang tewas di dalam sel dengan kondisi yang penuh luka lebam dan luka bakar serta menjadi pemberitaan yang viral di berbagai media lokal maupun nasional pada Rabu (16/12/2020).

Waka Polres Tangsel Kompol Stephanus Luckyto Andri Wicaksono menjelaskan kepada Pers di kantor Polres Tangsel, Jalan Promoter No. 1, Bumi Serpong Damai (BSD) Serpong.

Andri Wicaksno mengatakan tahanan yang tewas tersebut bernama Sigit Setiawan, 33. Almarhum Sigit Setiawan diciduk oleh Satnarkoba Polres Tangsel di kawasan Pamulang pada 1 Desember 2020. Dalan penangkapan tersebut, polisi mendapatkan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 0, 5 gram dari tangan almarhum Sigit Setiawan. Dan Sigit pun disidik dan dijebloskan ke dalam sel Polres Tangsel.

Andri Wicaksono menerangkan Sigit Setiawan meninggal akibat sakit yang diderita. Sejak 9 Desember sekira pukul 02:30 WIB, tersangka mengalami keluhan sesak nafas. Ketika itu petugas membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan medis.

"Tahanan dan barang bukti (Sat Tahti) dan Sat narkoba membawa tersangka ke Rumah Sakit swasta. Kita berikan perawatan, tersangka diberikan tindakan medis berupa oksigen tambahan. Selang dua jam pulang, dan diberikan obat terkait keluhan sakitnya," ucap Kompol Stephanus.

Stephanus menyebutkan keluhan serupa kembali dialami Sigit keesokan harinya, yakni pada 10 Desember sekira pukul 16:00 WIB. Sigit merasakan sesak di bagian dada hingga akhirnya petugas kembali membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat. Sigit sempat membaik dan kembali dibawa ke sel tahanan.

Namun pada 11 Desember sekira pukul 03:00 WIB, Sigit mengalami keluhan sesak nafas kembali. Petugas pun lantas membawanya ke rumah sakit. Sayangnya, Sigit meninggal dunia dalam perjalanan.

"Tersangka meninggal dunia, disampaikan meninggal sepertinya dalam perjalanan menuju rumah sakit," tutur Stephanus seraya mengatakan tersangka Sigit meninggal akibat sakit yang diderita.

Namun anehnya, pihak Polres Tangsel tidak bisa membeberkan hasil rekam medis soal penyakit yang dialami Sigit. Termasuk soal luka lebam dan luka bakar yang tampak di tubuh Sigit Setiawan.

"Kami akan mendalami informasi tersebut. Pada prinsipnya, Polres Tangsel akan transparan dan bertanggung jawab atas penyebab kematian meninggalnya tersangka," tutur Stephanus.

Penjelasan polisi soal meninggalnya Sigit Setiawan seolah tak dapat memberi jawaban apapun atas kecurigaan pihak keluarga. Pihak keluarga menduga, ada penganiayaan berat yang dialami Sigit dalam tahanan hingga menimbulkan rasa nyeri di bagian dada.

"Makanya kembali lagi, ini akan kita dalami informasi dari keluarga, untuk kami melaksanakan upaya tindak lanjut," pungkasnya. (btl)

Post a Comment

0 Comments