Bocah 10 Tahun, 3 Tahun Sakit Di Solear Butuh Uluran Tangan

Baca Juga

Bocah Desi dengan perut  
pembengkakan.  
(Foto: S. Bahri/TangerangNet.Com)  

 


NET – Desi, seorang bocah berusia 10 tahun, warga RT 001 RW 04, Desa Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, hanya bisa menangis dan terbaring di tempat tidur akibat sakit pembengkakan pada perutnya.

Desi yang duduk di bangku kelas 4 SD itu merupakan anak pasangan dari Munawati, 45,  dan Aden, 50, keseharian mereka hanya bekerja serabutan.

Sang Ibu -  Munawati mengatakan jangankan untuk biaya pengobatan sang anak, untuk memenuhi kebutuhan keempat orang anaknya terkadang tidak cukup.

"Dulu anak ini pernah dibawa ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah-red) Balaraja. Dan oleh pihak rumah sakit dirujuk ke rumah sakit di Jakarta. Oleh karena tidak ada biaya sampai sekarang tidak berobat," ungkap Munawati kepada wartawan di kediamannya.

Sementara itu, Deni - warga setempat mengatakan Desi sudah lama  menderita sakit dan sudah satu tahun tidak masuk sekolah.

"Untuk membantu biayanya, saya mengajak warga setempat untuk membantu untuk biaya pengobatannya. Dan Alhamdulillah satu hari ini terkumpul Rp 2 juta lebih," ungkap Deni.

Deni berharap ada dermawan khususnya  pihak pemerintah setempat dapat membantu biaya pengobatannya.

"Berharap ada yang membantu pengobatannya khusus Pemerintah Desa, Kecamatan ataupun Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang," harap Deni.

Sementara itu, Ketua RW 04 Desa Solear Aan Diana mengatakan kondisi keluarga itu memang sangat memprihatikan. Mereka tinggal di rumah berukuran 3 kali 6 meter persegi dan sangat tertutup dengan warga yang lainnya

Untuk bertahan hidup, kata Aan Diana, sang ayah bekerja sebagai buruh bangunan sementara Ibunya pembantu di warung nasi.

"Saya baru tahu kalau anaknya sakit, orangnya tidak pernah cerita, tertutup kalau ada masalah," ungkap Aan Diana.

Senada dengan Kelapa Desa Solear Madromi, dirinya selama menjabat sebagai Kades Solear baru mengetahui perihal kondisi warganya. Namun, pihaknya akan membantu memfasilitasi selama proses pengobatannya.

"Nanti, kita fasilitasi saat proses pengobatannya. Nanti, saya akan menghubungi pihak Puskesmas Cikuya," ujarnya. (bah)

 

Post a comment

0 Comments