Pelabuhan Merak Tidak Layani Penyeberangan Mudik

Baca Juga

Kombes Polisi Wibowo seusai koordinasi 
dengan pihak Pelabuhan Merak. 
(Foto: Istimewa)   





NET - Direktur lalu Lintas (Dirlantas) Polda Banten Kombes Pol Wibowo mengatakan larangan mudik mulai berlaku, Jumat (24/4/2020). Terkait hal tersebut, Pelabuhan Merak Banten, tidak lagi melayani penyeberangan penumpang umum.

Berdasarkan adanya instruksi Kakorlantas Polri, kata Wibowo, Pelabuhan Merak akan ditutup bagi penumpang, termasuk kendaraan pribadi yang akan menyeberang dari Jawa menuju Sumatera.

"Khusus Pelabuhan Merak sesuai arahan Kakorlantas, tidak ada penyeberangan penumpang, mulai kendaraan pribadi, maupun kendaraan umum, orang perorang. Yang diizinkan hanya kendaraan yang  mengangkut barang sembako," ucapnya.

Wibowo menuturkan sebanyak 15 titik check point yang ada di wilayah hukum Polda Banten salah satu lokasi pemeriksaan berada di gerbang tol Cikupa. Sisanya, berada di jalur arteri mulai dari Citra Raya Kabupaten Tangerang hingga di sekitar Pelabuhan Merak.

"Khusus di jalan tol, kendaraan umum hingga pribadi akan diperiksa, sedangkan kendaraan khusus pengangkut sembako diperbolehkan langsung melintas," ucap Wibowo.

"Kendaraan yang memang diperkenankan melanjutkan perjalanan, bisa dilanjutkan. Bagi yang tidak diperkenankan, akan kita keluarkan melalui Gerbang Tol Pasar Kemis. Selanjutnya kembali ke daerah asal," tutur Wibowo.

Di lokasi berbeda Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menjelaskan kegiatan yang diberi sandi Operasi Ketupat tersebut akan dilaksanakan mulai tanggal 24 April 2020 sampai dengan 31 Mei 2020

"Adanya kebijakan larangan mudik bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, diimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat bekerjasama untuk mematuhi adanya kebijakan Pemerintah dan maklumat Kapolri" tutur Edy Sumardi. (*/rls)





Post a comment

0 Comments