Penggunaan Air Dan Minyak Berozon, Bisa Singkirkan Virus Corona

Baca Juga

Dr. Ir. Hj. Enjarlis Yardi, MT
(Foto: Istimewa/koleksi pribadi)




Oleh:  Dr. Ir. Hj. Enjarlis Yardi, MT

DUNIA sedang dirundung masalah dengan munculnya mahkluk ciptaan Allah yang bernama virus corona. Sampai saat ini manusia di dunia disibukkan dan dicemaskan oleh virus korona ini, hingga kini belum ada obat atau antibody yang tepat untuk mengobati pasien yang terkena atau menanggkal si virus korona ini.

Pencegahan dan upaya yang dilakukan adalah agar tidak terinfeksi virus korona saat ini untuk tidak kontak dengan pasien positif corona dan menggunakan hand sanitizer atau melakukan disinfeksi benda benda yang mungkin sudah dihinggapi virus corona. Sehingga kebutuhan bahan untuk hand sanitizer atau disinfektan cukup besar sehingga langka di pasaran.

Banyak orang kurang memahami bahwa senyawa ozon (O-3) mampu menghancurkan phatogen khususnya virus. Ozon atau O-3 adalah Activated Oxygen (O-2). Ozon mengandung tiga atom oksigen dari pada dua atom yang mengandung Oksigen. Atom oksigen tambahan menjadi elemen kuat dan sangat aktif.

Mekanisme inaktivasi bakteri, oleh ozon terjadi dengan cara mengganggu integritas sel bakteri melalui oksidasi fosfolipid dan lipoprotein. Pada jamur, O-3 dapat menghambat pertumbuhan sel pada tahap tertentu. Sedangkan pada virus, O-3 merusak kapsid virus dan mengganggu siklus reproduksi dengan cara mengganggu kontak virus-ke-sel dengan peroksidasi. Padas el yang mempunyai lapisan enzim lemah akan membuat sel menjadi rentan terhadap invasi virus dan oksidasi, sehingga virus akan tereliminasi dari tubuh dan akan digantikan oleh sel-sel sehat. [26]

Berdasar fakta dan studi bahwa ozon dapat mendegradasi patogen termasuk virus dan bakteri, tidak ada virus atau bakteri yang dikenal kebal terhadap oksidasi ozon. Beberapa di antaranya pathogen yang dapat didegradasi oleh ozon virus kronis (virus herpes I dan II), infeksi vagina oleh Candida, Trichomonas dan Chlamidia.

Metode terbaik saat ini untuk memanfaatkan kekuatan ozon dalam mendegradasi virus atau bakteri yaitu dengan cara melarutkan ozon dalam air lalu air berozon  disemprotkan pada peralatan dan ruang  yang dihinggapi virus atau bakteri atau jamur dan dapat juga menggunakan gas ozone. Sedangkan pemanfaat ozon untuk mencegah virus, bakteri dan jamur pada tangan, badan dan wajah dapat dilakukan dengan menggunakan  minyak berozon (Ozonated Oil) seperti produk dengan Cocozone oil/Ozonated coconut oil atau ozonated olive oil.

Kelebihan ozonated oil yaitu tidak mengandung alcohol dan dapat sekaligus menjaga/mencegah kulit dari bakteri, virus, jamur, dan dapat merawat serta menyehatkan kulit. Ozonated oil adalah minyak yang diozonasi, umumnya minyak nabati (minyak kelapa, zaitun dan minyak lainnya) sehingga terjadi reaksi antara asam lemak tidak jenuh (Olet, linoleat, dan linolenat) dalam minyak dan menghasilkan Ozonida/1,2,4 Trioxolane, dan senyawa turunan berupa aldehid, peroksida (H202) dan ozon serta oksigen aktif.

Minyak berozon seperti Cocozone Oil ketika diterapkan pada kulit sangat cocok dengan jaringan kulit, dapat menyembuhkan jaringan kulit yang rusak dan mempercepat waktu penyembuhan. Minyak berozon akan bekerja untuk membersihkan bakteri (sangat bermanfaat untuk jerawat), infeksi virus dan jamur. Minyak berozon akan melembabkan kulit kering dan pembengkakan serta radang akan berkurang. Pengobatan untuk ruam kulit dari semua jenis juga dapat menggunakan minyak berozon.

Hidrogen peroksida mudah larut, atom oksigen ekstra dilepaskan dan meninggalkan H-20. Di alam oksigen (O-2) terdiri atas dua atom dan merupakan kombinasi yang sangat stabil. Namun, satu atom oksigen sangat reaktif dan disebut sebagai radikal bebas oksigen.

Dari salah satu jurnal disebutkan  bahwa radikal bebas ini bertanggung jawab untuk semua jenis penyakit dan bahkan penuaan dini. Dan penulis tersebut yang sering kita lupakan bahwa tubuh kita membuat dan menggunakan radikal bebas untuk menghancurkan bakteri, virus, dan jamur yang berbahaya.

Faktanya, sel-sel yang bertanggung jawab untuk memerangi infeksi dan penyerbu asing dalam tubuh (sel darah putih) yang membuat hidrogen peroksida dan menggunakannya untuk mengoksidasi setiap penyebab yang menyinggungnya. Gelembung hebat yang dapat kita lihat ketika hidrogen peroksida bersentuhan dengan luka atau luka yang sarat bakteri adalah oksigen yang dilepaskan dan bakteri dihancurkan.

Kemampuan sel kita untuk menghasilkan hidrogen peroksida sangat penting bagi kehidupan. H-202 bukan merupakan produk sampingan atau toksin yang tidak diinginkan bagi tubuh, tetapi sebagai persyaratan dasar untuk kesehatan yang baik.  (***)

Penulis adalah dosen Teknik Kimia, Institut Teknologi Indonesia (ITI), Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Post a comment

0 Comments