ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Pasangan Syafrudin dan Subadri Usuludin: kemenangan perubahan. 
(Foto: Istimewa)    

NET – Kemenangan pasangan calon Walikota dan Walikota Serang Syafrudin Syafei-Subadri Usuludin sudah diperkirakan sebelumnya oleh kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

“Betul kan Bang, pasangan Syafrudin-Subadri Usuludin menang,” ujar seorang ASN yang tidak ingin namanya disebut kepada TangerangNet.Com, Jumat (29/6/2018).

ASN yang berkulit kuning langsat itu saat masa kampanye banyak bercerita kalau pasangan Syafrudin-Subadri Usuludin akan menang karena dtunjang berbagai alasan. Misalnya, Subadri sebagai kader Golkar yang telah malang melintang dengan jabatan terakhir sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, ditempuh melalui waktu yang cukup panjang.

“Meski Pak Subadri diberhentikan sebagai Ketua DPRD Kota Serang, bukan berarti simpati rakyat hilang, justru semakin bertambah. Pemecatan Subadri adalah suatu kesalahan besar yang dilakukan oleh Golkar,” tutur ASN tersebut seolah-olah pengamat politi yang jitu.

Begitu juga dengan Syafrudin Syafei adalah mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Serang yang karir ASN sudah banyak asam garam. “Sebagai birokrat tentu Pak Syafrudin tahu persis yang harus dilakukan ketika menjadi Walikota Serang nanti. Saya yakin Pak Syafrudin setelah dilantik jadi Walikota Serang tidak plangak plongok,” tuturnya sambil tersenyum yang menyebut Syafrudin-Subadri calon yang diusung oleh Partai Pesatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara pasangan calon lainnya, terutama nomor urut satu Vera Nurlaela-Nurhasan yang diusung Partai Golkar, PDI Perjuangan, Demokrat, Gerindra, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem), rekam jejak belum jelas.

“Mohon maaf, baik Ibu Vera dan Pak Nurhasan tidak dikenal masyarakat Kota Serang terutama karya nyatanya. Apa yang telah mereka lakukan terhadap warga Kota Serang, saya sendiri tidak tau,” ungkapnya.

Sebelumnya, Hasil input data melalui sistem informasi penghitungan (Situng) Pilkada Kota Serang memenangkan pasangan nomor urut 2 Syafrudin-Subadri. Dari tiga pasangan calon, pasangan ini mendapatkan total 38,69 persen suara berdasarkan entri formulir penghitungan C-1.

Ketua KPU Kota Serang Heri Wahidin mengatakan input data formulir C-1 tersebut selesai pukul 02.00 WIB. Dua pasangan lain yaitu Vera Nurlaela-Nurhasan perolehan suaranya 32,15 persen dan Samsul-Rohman 29,16 persen.

"Situng ini sudah selesai diinput pada jam 2 pagi. Sudah selesai di seluruh TPS," ujar Heri kepada wartawan, di Kota Serang, Banten, Kamis (28/6/2018).

Heri mengatakan jika dikira-kira ada total 280 ribu suara yang masuk saat pemilihan. Dengan jumlah suara untuk pasangan Syafrudin-Subadri sebanyak 108.856 suara, Vera-Nurhasan 90.468 suara dan pasangan perseorangan Samsul-Rohman 82.030 suara.

Tapi, Heri mengatakan bahwa hasil ini belum final. Karena, penghitungan secara manual akan dimulai pada esok hari mulai dari tingkat kecamatan oleh PPK. Lalu, secara resmi penghitungan akan dilakukan secara menyeluruh pada tanggal 4 Juli 2018. (ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar