ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim menyalami salah seorang peserta. 
(Foto: Istimewa)   

NET -  Gubernur Banten H. Wahidin Halim kembali meingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) belum bisa profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat segera menyesuaikan diri.

"Saya sangat senang kalau ada pegawai yang tekun dan rajin. Demi perubahan, kita butuh tenaga-tenaga yang seperti itu. Tapi ternyata mengubah mindset tidak bisa instan dan  sudah hampir 1 semester saya menjabat masih ada aja pejabat yang kurang disiplin datang cuma absen doing,"  ujar  Wahidin.

Hal itu dikatakan Gubernur saat menghadiri acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Nasional (Pitnas) Widyaiswara di Aula Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten, KKamis (1/3/2018).

Gubernur yang akrab disapa WH itu  mengatakan sampai sàat ini masih ada saja pejabat yang belum bisa membuat laporan keuangan dengan benar. Padahal hampir keseluruhan dari 4.000 pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov)  telah melakukan pelatihan.

Menanggapi pernyataan Gubernur, kepala BPSDM Endrawati menjelaskan pihaknya akan memfasilitasi kebutuhan tenaga di bidang apa saja yang dibutuhkan oleh tiap instansi di lingkungan Pemprov.

"Iya, kami siap memfasilitasi dalam hal ini melakukan pelatihan untuk tenaga yang dibutuhkan oleh tiap instansi di Banten. Semisal ada permintaan Pak WH yang ingin ada ahli auditor," tutur Endrawati saat di konfirmasi.

Endrawati  menjelaskan hampir seluruh pegawai Pemprov telah mengikuti pelatihan guna peningkatan SDM, namun apabila masih ada kekurangan dari etika atau daya kerja peran Gubernur selaku pengguna (user) yang harus bertindak.

"Pokoknya hampir semua pegawai Pemprov telah mengikuti pelatihan di sini. Kalau masih kurang tentang etika kerja, peran Pak Gubernur diperlukan di sini untuk menegur atau memberi pembinaan," ucap Endrawati berdalih. (*/ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top