ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Underpass Jalan Perimeter Selatan saat peristiwa terjadi
(Foto: Istimewa)  

NET – Warga Kota Tangerang sebagai pengguna jalan underpass Jalan Perimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, masih harus bersabar karena sejak Senin (5/2/2018) ditutup setelah terjadi longsor dan ambrol, hingga kini masih belum boleh dilewati kendaraan. Atas kejadian tersebut Dianti Dyah Ayu Cahyani Putri, 25, meninggal dunia dan Mukhmainnah Syamsudin, dirawat.

“Masih harus ulang olah TKP (Tempat Kejadi Perkara-red), Mas. Bapak Kapolda Metro Jaya punya perhatian khusus atas kejadian tersebut dan minta olah TKP dilaksanakan secara cermat,” ujar Kapolres Metro Kota Bandara Soekarno Hatta Komisaris Besar (Kombes) Akhmad Yusep menjawab pertanyaan tangerangnet.com, Minggu (11/2/2018).

Kapolres mengatakan atas perhatian Kapolda  tersebut akan dijadwal ulang untuk melakukan olah TKP yang akan dikoordinasikan dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. “Kita akan koordinasikan pelaksanaan ulang oleh TKP dengan Puslabfor dan PT Angkasa Pura 2,” tutur Kapolres.

Namun yang lebih penting, kata Kapolres, adalah keselamatan pengguna jalan dan penutupan tersebut bagian dinding dari underpass masih belum aman. “Bila jalan tersebut dibuka kembali, harus ada jaminan keselamatan bagi pengguna jalan. Dinding underpass dikhawartirkan akan rubuh lagi,” ungkap Kapolres.

Sementara itu,  Branch Communication Manager Soekarno Hatta Airport Haerul Anwar mengatakan pembukaan tersebut menjadi kewenangan dari Polres Bandara. “PT Angkara Pura 2 menyesuaikan saja. Kalau dinyatakan belum boleh dioperasikan, tentu kita mengikuti,” ucap Haerul.

Peristiwa yang terjadi Senin (5/2/2018) lalu  tembok Underpass itu roboh, Dianti Dyah Ayu Cahyani Putri,25, dan Mukhmainnah Syamsudin, 24, saat melintas terimbun. Setelah diberi pertolongan, 14 jam kemudian baru bisa dikeluarkan. Akibat longsoran itu, Dianti Putri meninggal dunia dan Mukhmainnah  dirawat di Rumah Sakit Siloam Gleanegle, Karawaci, Tangerang. Kedua karyawati PT Garuda Maintenace Fasilities (GMF) itu tertimbun sepulang dari kerjanya di Bandara Soekarno Hatta. (ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top