ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto. 
(Foto: Istimewa)  
NET – Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Jumat (12/1/2018)  melakukan penggerebekan terhadap gudang yang diduga  digunakan sebagai lokasi penyuntikan gas LPG di Kavling DPR Blok C, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Selain mengamankan, Frenki, 30, pemilik usaha  tersebut petugas juga menyita barang bukti berupa ribuan tabung gas 3 kilogram dan 12 Kg.

Menurut Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto, usaha penyuntikan gas tersebut  merupakan kejahatan  terorganisir yang sudah berjalan lama di Kota Tangerang. Karena itu,  pihaknya akan melakukan pemeriksaan dan pengawasan secara mendalam atas kasus itu.

Dan berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kata Setyo, bisnis gelap yang dilakukan oleh Frenki beserta 30-an orang anak buahnya itu sudah berjalan di lokasi tersebut tiga bulan  yang lalu. Dengan omset mencapai Rp 1,8 miliar atau Rp 600 juta/bulan.

"Kami akan melakukan pemeriksaan secara mendalam,  termasuk internal. Mengingat lokasi gudang itu berada di sekitar Polsek Cipondoh," ujar Setyo.

Sementara itu, Frenky, tersangka atas kasus bisnis gelap tersebut, saat ditanya soal usahanya enggan berkomentar dan hanya menundukkan kepala. Berdasarkan informasi di lokasi, saat penggrebekan dilakukan Frenky beserta karyawannya sedang melakukan penyuntikan gas dari 3 Kg ke 12 Kg di lokasi.


Namun beberapa orang karyawannya tersebut berhasil melarikan diri ke persawahan dan areal rawa-rawa  di sekitar lokasi. "Kasus ini masih kami dalami untuk ditindak lanjuti," kata Setyo. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar



Top