ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Retno Listyarti: seharusnya terbuka terhadap kritik.
(Foto: Dade Fatir, Tangerang/Tangerangnet.com)   
NET - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan pemanggillan Bupati  Serang terhadap siswa Sekolah Dasar (SD) Sadah yang menulis surat terbuka terkait kondisi sekolahnya yang memprihatinkan karena berdiri di lokasi bekas kandang kerbau. Seharusnya, Bupati Tatu Chasanah tidak reaktif dan tidak menuding seolah-olah surat terbuka tersebut adalah upaya membunuh karakternya. 

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan Bupati Tatu Chasanah seharusnya mendengarkan suara anak dan mengapresiasi keberanian dan kecerdasan ananda Devi dalam menyuarakan apa yang anak-anak rasakan terkait kondisi sekolahnya yang sangat memprihatinkan. Bukan malah mencurigai seolah ananda dimanfaatkan oknum tertentu untuk membunuh karakter seorang Bupati, kata Retno, Selasa (5/12/2017), kepada wartawan, di Jakarta.

Pejabat publik sudah seharusnya terbuka terhadap kritik dan siap menindaklanjuti kritikan warganya. Namun Ananda Devi adalah salah satu warga Kabupaten Serang yang memiliki hak untuk menyatakan pendapatnya. Terlalu jauh kalau kepolosan ananda Devi seolah ada yang menungganngi untuk kepentingan politis. 

Sementara itu, Bupati Serang dan jajarannya seharusnya menggunakan kritik ananda Devi untuk segera memperbaiki kondisi sekolah Sadah yang tergusur karena pembangunan kantor Pemkab. Apalagi kondisi tersebut diduga sudah berlangsung dua tahun dan tidak juga dianggarkan pembangunannya pasca penggusuran.

KPAI akan mengunjungi SD Sadah untuk melihat kondisi dan fakta yang sebenarnya,  apakah sesuai dengan yang ditulis Ananda Devi dalam suratnya atau malah kondisinya lebih memprihatinkan jika didasarkan pada delapan standar nasional pendidikan.  Pengawasan langsung ini juga untuk mengumpulkan keterangan lain yang dibutuhkan bagi rekomendasi KPAI. 

Retno menjelaskan KPAI juga akan menemui ananda Devi dan orangtuanya untuk memastikan kondisi psikologis ananda Devi pasca pemanggilan oleh Bupati Serang. “Jika Anada Devi membutuhkan pemulihan psikologis,  maka KPAI siap untuk merujuk ke P2TP2A Kabupaten Serang. Mengingat padatnya jadwal, maka kunjungan ke sekolah direncanakan pada Jumat pagi,  8 Desember 2017," ungkap Retno. (dade)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top