ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Walikota Tangerang Arief  R. Wismansyah menyaksikan perlengkapan 
penanggulan banjir yang akan digunakan bila bencana tiba. 
(Foto: Man Handoyo/Tangerangnet.com)  
NET - Mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem yang saat ini menimpa sejumlah daerah di Indonesia, Pemerintah Kota Tangerang menggelar apel kesiapsiagaan bencana yang diikuti oleh sejumlah anggota perwakilan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI),  Polisi Republik Indonesia (Polri),  Palang Merah Indonesia (PMI) serta Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.

"Di tengah cuaca yang tidak menentu, perlu kesiapsiagaan dari kita semua ditambah dengan antisipasi yang kita lakukan," ucap Walikota saat memimpin apel siaga bencana di lapangan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Anak Kelas I, Sukarasa, Tangerang, Rabu (6/12/2017).

Walikota Tangerang H. Arief R. Wismansyah hadir bersama  Wakil Walikota H. Sachrudin, Sekda H. Dadi Budaeri serta seluruh kepala Organisasi Perangakt Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Tangerang mengatakan kunci utama dari penanganan bencana yang terjadi di wilayah adalah adanya kekompakan dan sinergitas dari setiap unsur dalam menghadapi bencana.

Apel yang dihadiri oleh Dandim 0506 Letkol Inf M. Imam Gogor, Walikota mengatakan aparat Pemkot Tangerang di wilayah harus peka dan dapat melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya bencana.

"Bukan cuma bencana alam tapi yang sifatnya human error, misalnya kebakaran," tutur Arief.

Arief menambahkan, Pemkot Tangerang dalam kurun waktu 4 tahun ini telah menghabiskan dana  sekitar  1 triliyun rupiah untuk pembangunan fisik yang tujuannya meminimalisir dampak bencana yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi di Kota Tangerang.

"Dananya untuk pembangunan turap, normalisasi sungai, pembangunan drainase serta sumur  resapan untuk minimalisir titik - titik banjir," tutur Arief.

Selain itu, Pemkot telah menyiapkan berbagai fasilitas melalui aplikasi Tangerang Live yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam menghadapi kondisi saat bencana melanda.

"Masyarakat bisa telpon ke-112 pada aplikasi Tangerang Live untuk kondisi darurat saat terjadi bencana, misalnya untuk panggil ambulans atau petugas BPBD," ucap Arief. (man)


Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top