ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Teddy Meiyadi: inovasi dan karya berbeda.
(Foto: Istimewa)   
NET - Industri kreatif didefinisikan sebagai penciptaan nilai tambah (velue) berbasis ide yang lahir dari kreativitas sumber daya manusia dan berbasis pemanfaatan ilmu pengetahuan, termasuk warisan budaya dan teknologi.

Hal itu dikatakan Teddy Meiyadi saat mewakili Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, pada acara pengukuhan kelembagaan ekonomi kreatif Tangsel, yaitu Maket (Masyarakat Kreatif Tangsel), di ruang Auditorium, Hotel Mercure, Alam Sutera, Rabu (6/12/2017) malam.

Teddy mengatakan sumber daya utamanya adalah kreativitas (creativity) yang didefinisikan sebagai kapasitas atau faktor penggerak untuk menghasilkan inovasi dan karya berbeda (out of the box).

“Lembaga ini, (MAKET), harus bergerak dengan lima langkah yang harus disiapkan. Yaitu, rencana atau programnya,  penerapan sistem yang digunakan berbasis teknologi, personil atau sumber daya manusianya yang professional, sarana dan prasarannya dan terakhir anggran,” kata Teddy.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Tangsel Judianto, ekonomi kreatif menempatkan kreativitas dan pengetahuan sebagai  aset utama dalam menggerakan perekonimian.

“Ekonomi kreatif harus dijadikan prioritas utama di Tangsel. Karya seni, kuliner, animasi, fashion dan sub sektor lainnya, merupakan potensi yang berumber dari ide-ide kreatif berasal dari masyarakat,” ucap Judianto.

Atas dasar tersebut, lanjut Judianto, melalui Dinas Pariwisata berinisiasi membentuk sebuah kelembagaan ekonomi kreatif yang mampu mendongkrak seluruh potensi di segala aspek ekonomi kreatif.

“Saya berharap MAKET mampu menyatukan seluruh potensi ekonomi kreatif yang tumbuh di Tangerang Selatan. Dan mendorong langkah inovasi sebagai upaya mendongkrak nilai tambah dan berdaya saing,”harapnya.

Sementara itu, Ketua MAKET Hilmi Fabeta menjelaskan  dalam divisi pengembangan sektor kreatif semua potensi seperti kuliner, fesyen, teknologi informasi, kesenian dan lainnya diharapkan dapat berupaya maksimal mendongkrak kegiatan ekonomi kreatif di Tangerang Selatan

“Kami akan membawa lembaga ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi-potensi kreatif dan peningkatan velue perekonomian  di Tangerang Selatan, dengan pendekatan yang lebih kekinian,” tutur Hilmi.
MAKET adalah sebuah wadah pelaku ekonomi kreatif yang memiliki visi dan misi mengakomodir pelaku ekraf, mengembangkan ide serta meningkatkan velue pada sector ekonomi kreatif di Tangerang Selatan. (*/ril)


Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top