ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim (tengah) saat hadir pada perayaan 
Maulid Nabi Muhammad SAW di Menes, Kabupaten Pandeglang. 
(Foto: Istimewa)   
NET – Gubernur Banten H. Wahidin Halim minta kepada warga bila ada rumah sakit yang menolak saat berobat dengan menggunkan kartu Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehtan agar melapor.

“Jika ada warga berobat menggunakan BPJS di Banten ditolak petugas rumah sakit, laporkan kepada saya,” ujar Gubernur Banten, Sabtu (9/12/2017).

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan hal itu pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Kebon Jeruk, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

“Itu program Pemerintah pusat yang harus saya pantau di Banten. Saya nanti yang akan menindak jika bapak-ibu di sini berobat menggunkan  BPJS ditolak pihak rumah sakit,” tutur Wahidin meyakinkan.

Warga Banten, kata Gubernur, harus terjamin pelayanan kesehatannya karena Pemeintah  Provinsi (Pemprov) sudah menganggarkan hal itu. “Program BPJS harus bersinergi dengan pengobatan gratis cukup dengan KTP Banten. Kita (Pemprov Banten-red) sudah anggarkan sekitar Rp 300 miliar untuk pengobatan gratis pada tahun 2018,” ungkap Gubernur.

Menurut Wahidin Halim, menjamin pelayanan kesehatan gratis ketika warga sakit dan tidak ada biaya untuk berobat, itu sangat penting, “Makanya, bapak-ibu kalau sakit sekarang tidak usah repot lagi. Kalau tidak tercover BPJS, kan bisa pakai KTP Banten. Sudah digratiskan. Jadi silahkan sekarang bapak-ibu sakit-sakitan, mau berapa hari? Atau berapa bulan? Terserah itu maunya gimana,” ucap Wahidin sambil tersenyum.


Gubernur mengatakan warga Banten sudah seharusnya sejahtera. Pendidikan harus gratis, kesehatan harus terjamin, infrastruktur harus memadai serta pengangguran di Banten harus menurun.

“Kalau semuanya ini sudah berjalan dengan baik, insya Allah Banten sejahtera,” ujar Wahidin barharap.

Bukan hanya memberkan soal programnya, Wahidin juga meminta agar warga Banten untuk mendo’akannya sebagai Gubernur Banten yang amanah.

“Do’akan saya semoga amanah menjadi Gubernur. Kita sudah komitmen dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi-red) kalau ada penyelewengan anggaran atau korupsi di Banten ditindak tegas. Kita perangi korupsi, saya juga minta untuk para alim ulama di Banten terus mendukung dan mendo’akan saya,” tutur Gubernur.

Gubernur  hadiri haul Ke-7 KH TB  A Ma’ani Rusjdi yang sekaligus merupakan rangkaian dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Kebon Jeruk, Desa Menes, Kecamatan Menes.  

Turut hadir mendampingi Gubernur Banten Wahidin Halim yaitu KH Dimyati Rais (Mustasyar PBNU), Prof. H. Agus Sunyoto (Lesbumi PBNU) dan KH. Muhammad Thobary Syadzily (LD PBNU) yang merupakan Himpunan Alumni Malnu (Hilman). (*/ril)


Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top