ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Para caretaker (pengurus sementara) Kadin bertemu dengan Walikota 
Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany baru-baru ini. (Foto: Istimewa)   
NET - Musyawarah Anggota (Mukota) Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diundur selambat-lambatnya pada Maret 2018 mendatang. Mendengar kabar tersebut salah seorang bakal calon ketua menganggap Ketua Caretaker Mukota Kadin Tangsel dinilai tidak profesional dalam menyelenggarakan Mukota.

Bakal calon Mukota Kadin Tangsel, Miss Fahradiba mengatakan sampai saat ini belum ada informasi yang valid, lantaran tidak ada surat resmi terkait mundurnya pelaksanaan Mukota yang seharusnya akan diselenggarakan pada 27 November 2017.

"Saya kecewa, bila benar Mukota diundur. Tentunya ini banyak pihak yang dirugikan dan saya menilai Ketua Caretaker tidak profesional," ujar Miss Fahradiba kepada wartawan, Rabu (8/11/2017).

Salah seorang  Panitia Pengarah Mukota Kadin Tangsel, Sabda Lubis menjelaskan pihaknya memprotes kepanitiaan Mukota karena tidak adanya satu tujuan dengan panitia caretaker lainnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya keputusan mundurnya Mukota hanya diambil sebelah pihak tanpa mengganggap panita lainnya.

"Saya sudah tanya kepada panitia pengarah lainnya, apakah benar ada keputusan rapat terkait mundurnya Mukota ini?” ungkap Sabda Lubis.

Tentunya, kata Sabda, bila memang diundur  antar sesama panitia tidak ada komunikasi yang baik. “Ada usaha hegemoni kelompok tertentu dan perlu dicatat Kadin adalah lembaga pengusaha profesional, bukan lembaga politik,"  ucap Sabda kepada wartawan di kafe Tekko Associate Tower, BSD, Tangsel, Rabu (8/11/2017).

Terkait mundurnya Mukota Kadin Tangsel ketka dikonfirmasi kepada Abdurrahman, Ketua Caretaker Mukota, menjelaskan  alasannya untuk mengoptimalkan terselenggaranya Mukota Kadin Tangsel tersebut.

"Terkait mundurnya Mukota, iya. Selagi tidak bertentangan dengan AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga-red) organisasi, saya rasa tidak ada masalah mundurnya Mukota. Ini tentunya untuk mengoptimalkan agar lebih baik lagi penyelenggaraan Mukota Kadin Tangsel," jelas Abdurrahman.

Abdurrahman menambahkan terkait penyelenggaraan Mukota Kadin Tangsel dipastikan akan digelar pada Maret 2018 mendatang.

"Sesuai hasil keputusan rapat antara pengurus Kadin Provinsi Banten dengan Tim Caretaker Mukota Kadin Tangsel selambat-lambatnya diselenggarakan pada  Maret 2018. Terkait tanggal, belum tahu pasti," kilah Abdurrahman. (*/ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top