ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy ikut bernyanyi 
lagu nasional bersama para pelajar. (Foto: Dade Fachri, Tangerangnet.com)     
NET - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merayakan Hari Guru Nasional (HGN), dan dimeriahkan dengan kesenian lagu-lagu nasional menjadi titik evaluasi yang strategis bagi pengambilan kebijakan Pemerintah. Kebijakan tersebut di antaranya adalah menjadikan guru lebih kompeten, profesional, terlindungi, dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia, dan bermartabat.

"Pemberian tunjangan profesi guru bagi guru yang telah tersertifikasi, serta tunjangan khusus bagi guru yang mengabdi di daerah khusus akan terus menjadi perhatian. Namun guru-guru yang memiliki keahlian ganda untuk memenuhi kebutuhan pendidikan kejuruan akan terus ditingkatan bersamaan dengan program Guru Garis Depan (GGD) untuk mencapai pemerataan pendidikan yang berkualitas," ujar  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, Sabtu (25/11/2017) saat acara Hari Guru Nasional (HGN), di di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta.

Muhadhir menjelaskan upaya Pemerintah pusat tentu memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, kita berikan apresiasi kepada semua pihak yang telah ikut membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru, tema membangun pendidikan karakter melalui keteladanan guru. Guru mengemban amanat sebagai sosok utama satuan pendidikan.

"Program-program tersebut, untuk memenuhi kebutuhan guru di daerah, Pemerintah menyediakan program afirmasi, terdiri atas Program Sarjana Mendidik di Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (SM3T), Program Pemberian Subsidi Bantuan Pendidikan Konversi GTK PAUD dan DIKMAS, dan Program Diklat Berjenjang bagi Pendidik PAUD. Perlu adanya peran Pemerintah daerah untuk ikut serta melakukan redistribusi guru, meningkatkan kompetensi, dan memenuhi kesejahteraan guru yang masih dibawah standar minimum, dan rangkaian HGN tahun ini, dilaksanakan sejak tanggal 23 sampai dengan 26 November 2017," ujarnya.

Menteri menjelaskan beberapa kegiatan diadakan, yakni Lomba Karya Inovasi Pembelajaran atau Pengelolaan Satuan PAUD dan DIKMAS, Simposium Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah, Lomba Naskah Guru, Lomba Karya Inovasi Karakter Bangsa, dan Seminar Guru Pendidikan Dasar. Puncak peringatan HGN tahun ini dilaksanakan pada  25 November 2017, di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, dihadiri 775 peserta, terdiri dari peserta simposium, seminar, finalis lomba kreativitas dan inovasi, para guru dan tenaga kependidikan, serta 34 organisasi profesi guru.

Peringatan HGN tahun ini juga dimeriahkan dengan Pameran Karya Guru dan Tenaga Kependidikan yang berlangsung pada 24-25 November 2017. Peserta pameran terdiri atas Unit Utama Kemendikbud, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK), dan organisasi profesi guru.

“Bukan hanya acara pameran, pentas seni juga turut memeriahkan Peringatan HGN tahun 2017. Di dalam peringatan HGN itu, Mendikbud memberi pesan kepada para guru untuk menjadi pusat teladan bagi siswa-siswinya,” tutur Muhadjir. (dade)



Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top