ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim: beternak hewan, ayam dam kerbau.
(Foto: Istimewa/Ujang Giri)   
NET – “Kelurga saya  petani. Bapak saya guru tapi petani juga. Jadi guru petani. Makanya, saya juga sama petani dulu mah, suka ke sawah menggembala hewan. Termasuk, saya ternak kerbau dan ayam pelung juga,” ujar Gubernur Banten H. Wahidin Halim, Kamis (9/11/2017).

Hal itu diungkapkan Gubernur Banten saat menghadiri acara Pesta Patok Banten tahun 2017 di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu, Curug, Kota Serang.  Wahidin banyak cerita tentang dirinya semasa muda hidup di linngkungan petani.

“Waktu saya berternak hewan dulu suka dibilang Kebo WH (Kerbau-red). Hal itu karena memang kerbau saya dirawat dengan baik, seperti kesehatan hewannya saya rawat bener-bener. Pernah juga hewan saya, ayam pelung dibecandai orang, itu ‘Ayam Pelung WH’. Naah sampai segitunya saya dibecandai orang dibilang Kebo WH, Ayam Pelung WH,” tutur Wahidin yang akrab disapa WH.  

WH  meminta agar para peternak hewan di Banten terus merawat dan mengembangkan hewan ternaknya. “Petani hewan ternak, saya minta terus dikembangkan agar kita bisa menjuarai kontes hewan ternak di daerah lain. Bahkan, kita harus bisa mewakili Indonesia bersilang di kontes hewan ternak di dunia. Kita masih kalah dari negara India, Kamboja, Bangladesh, dan lainnya dalam kontes hewan ternak di dunia,” ucap WH berharap.

Usai memberikan sambutannya, WH  berkeliling meninjau pameran peternakan hewan kerbau dan  bazar murah yang sudah disediakan dalam acara Pesta Patok Banten tahun 2017 ini.

Sebelum acara Pesta Patok Banten tahun 2017 dibuka pada Rabu (8/11/2017), demerihkan dengan kegiatan adu ketangkasan domba, kontes suara ayam pelung, raja kasep kambing, dan kontes ternak kerbau. (*/ril)


Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top