ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Gubernur Banten H.Wahidin Halim menyerahkan penghargaan kepada
warga atas jasa dalam bidang seni dan budaya beberapa waktu lalu.
(Foto: Dokumentasi /Tangerangnet.com)   
DINAS Pendidikan  dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menggelar lomba seni dan budaya Banten bagi siswa sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Ketua Pelaksana Euis Rosmalina mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh 32 tim kesenian yang berasal dari delapan kabupaten dan kota di Banten.

"Perlombaan ini dibagi dua hari, hari pertama 16 tim dan hari kedua, besok juga 16 tim, masing-masing kabupaten dan kota mengirimkan empat tim, sesuai kuota yang dianggarkan," ujar Euis di Halaman Museum Negeri Banten, baru-baru ini.

Euis mengatakan saat ini, pihaknya sangat konsen dalam melestarikan kebudayaan Banten agar sebagaimana yang tertuang dalam visi misi Gubernur Banten H. Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy yaitu Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Berakhlakul Karimah.

"Kita punya tanggungjawab untuk menjaga kebudayaan kita agar tetap eksis di nasional maupun di dunia internasional, demi Banten yang maju, mandiri, berdaya saing, sejahtera, dan berakhlakul karimah," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Ujang Rapiudin mengatakan perlombaan tersebut dilakukan dalam rangka melestarikan budaya Banten yang sangat luar biasa banyaknya.

"Seni budaya Banten ini kaya akan tinggalan yang sifatnya bendawi, ada penampilan tari kreasi dan musik. Ini luar biasa, mari sama-sama lestarikan, khususnya untuk generasi muda baik SD, SMP dan SMA maupun masyarakat umum," kata Ujang.

Ia mengungkapkan sejauh ini, pihaknya terus menjaga dan melestarikan kebudayaan Banten. Sebab, pihaknya juga telah mendapatkan dukungan dari stekholder terkait dengan kebudayaan tersebut.

"Alhamdulillah semua stekholder mendukung, kita punya Dewan Kesenian Banten, Bantenologi, Banten Heritage, ada komunitas-komunitas budaya, komunitas cagar budaya, museum. Ini semuanya adalah dalam rangka melestarikan nilai budaya, baik tak benda maupun yang bendawi. Kita tanamkan kepada generasi muda khususnya kepada siswa," pungkasnya. (Adv-11)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top