ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Wakil Walikota Tangerang H. Sacrudin : meningkatkan kesejahteraan.
(Foto: Man Handoyo/Tangerangnet.com)  
NET - Wakil Walikota Tangerang H. Sachrudin berharap agar Baznas Kota Tangerang bisa memaksimalkan potensi Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) untuk kemaslahatan masyarakat yang di Kota Akhlakul Karimah, terlebih mayoritas warga Kota Tangerang adalah muslim.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Walikota  saat membuka acara Rapat Kerja (Raker) Baznas Kota Tangerang di Hotel Narita, Cipondoh, Rabu (29/11/2017).

"Bagaimana (ZIS-red) bisa dikelola untuk meningkatkan sumber daya manusia yang pada ujungnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Sachrudin berharap agar Baznas bisa lebih intens melakukan komunikasi dan pembinaan kepada masyarakat terkait pelaksanaan kewajiban mereka sebagai umat islam yakni membayar zakat.

"Kita harus bisa mengkomunikasikan program Baznas kepada masyarakat sehingga timbul kesadaran umat untuk melaksanakan kewajibannya," tuturnya.

Selain itu, Sachrudin meminta agar Baznas bisa lebih terlibat dalam berbagai kegiatan yang ada di masyarakat, sehingga eksistensi Baznas benar-benar bisa dirasakan oleh umatnya.

"Oraganisasi bisa diakui oleh masyarakat, kalau organisasi tersebut bisa memberikan manfaat buat masyarakat, dan hasilnya dirasakan langsung oleh masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Tangerang   HM Aslie Elhusyairy menjelaskan pengelola zakat di Kota Tangerang mengalami kenaikan yang siginifikan dari tahun ke tahun. Terlebih setelah dibangunnya aplikasi ‘Ayo Zakat’ yang menjadi bagian dari Aplikasi Tangerang Live.

"Alhamdulillah berkat kerjasama dengan pemerintah penerimaan Zakat kita pada tahun berjalan 2017 telah mencapai Rp 4 miliar. Dan ini menjadi capaian luar biasa karena kalau biasanya, kita itu hanya menempati urutan ke 7 se-Provinsi Banten terkait besaran zakatnya. Namun sekarang alhamdulillah, kita menempati urutan kedua di Banten," paparnya.

Aslie  menerangkan  pihaknya untuk tahun 2018 menargetkan jumlah ZIS sebanyak Rp 8 miliar. "Kita akan menerapkan sistem pay roll dan mengoptimalkan penerimaan zakat berbasis teknologi," tuturnya saat menjelaskan strategi pengoptimalan potensi zakat di Kota Tangerang.

"Alhamdulillah sejak diluncurkan aplikasi Ayo Zakat sudah ada 3.000 pengguna yang aktif memanfaatkan aplikasi tersebut. Ini  telah menambah jumlah muzaki terutama dari kalangan generasi muda," tukasnya. (man)


Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top