ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Ilustrasi (Foto Istimewa)  
NET – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten mengecam tindakan kekerasan terhadap Panji Romadhon, wartawan Banten Pos yang menjalankan tugas jurnalistik yang meliput Aksi Mahasiswa 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di depan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin, Kota Serang, Jumat (20/10) oleh oknum aparat hukum.

Hal itu disampaikan oleh Ketua PWI Banten Firdaus kepada wartawan, Sabtu (21/10/2017) di Kota Serang. Firdaus mengatakan kekerasan yang dilakukan oknum aparat hukum tersebut dalam melaksanakan tugasnya tidak dibenarkan dan merupakan bentuk kesewenang-wenangan.

Firdaus menjelaskan dalam pasal 8 Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) No. 40 tahun 1999 tentang  Pers, bahwa dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum, bukan sebaliknya menjadi obyek kekerasan aparat hukum.

“PWI Provinsi Banten menuntut penuntasan kekerasan terhadap wartawan tersebut dengan segera, transparan, dan menindak tegas oknum aparat yang melakukan kekerasan tersebut,” tutur Firdaus.

PWI Provinsi Banten, kata Firdaus,  mengapresiasi  iktikad baik, Kabid Humas Polda Banten dengan hadir ke kantor redaksi Banten Pos untuk meminta maaf secara langsung. “Selayaknya Kabid Humas Polda Banten datang meminta maaf,” ucap Firdaus. (*//ril)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top