ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Ilustrasi penyelidikan kebakaran masih dilakukan oleh polisi.
(Foto: Istimewa)  
NET  -  Kebakaran dan ledakan dahsyat yang menghanguskan gudang permanen di sekitar Perumahan Karang Tengah Permai, Kelurahan Karang Timur, Kacamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten, masih dalam penyelidikan petugas Polres Metro Tangerang.

“Dua orang karyawan dan pemilik gudang yang diduga digunakan sebagai tempat pengoplosan gas elpiji dari 3 kilogram ke-12 kilogram, handphone, masih dalam pemeriksaan petugas,"  ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Tangerang Kota  Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dedi Supriyadi via WhatsApp, Rabu (4/10/2017).

Karena itu, kata Kasat, pihaknya belum bisa memastikan apakah gudang tersebut dijadikan sebagai tempat pengoplosan gas elpiji. Yang jelas, berdasarkan data yang diperoleh dari pemeriksaan saksi, Darmawan,  karyawan di gudang itu,  kebakaran disebabkan ketika dirinya mencabut charger handphone  langsung mengeluarkan percikan api.

Dan percikan api itu, tambah dia, menyambar ke tabung gas, sehingga terjadilah kebakaran dan ledakan . Akibatnya, empat unit kendaraan masing-masing dua bak terbuka (Pick Up) dan dua unit lainnya, Suzuki APV serta Daihatsu Grand Max hangus terbakar.

Ditanya soal terjadinya dua kali kebakaran di gudang gas elpiji dalam seminggu ini, seperti di Jalan Prabu Siliwangi, Perumnas 3, dan Cibodas, Kota Tangerang, Kasat enggan berkomentar. Alasannya, kasus itu ditangani oleh Polsek Karawaci.

Seperti diketahui,kebakaran gudang yang diduga sebagai lokasi pengoplosan gas di Karang Tengah, Kota Tangerang pada Senin (2/10/2017) malam membuat warga sekitar panik. Pasalnya, selain kebakaran tersebut cukup besar juga mengeluarkan suara ledakan yang cukup besar.

Karenanya, warga berharap agar keberadaan gudang itu tidak ada lagi di sekitar perumahannya. “Saya harap gudang itu tidak lagi ada kegiatan. Karena selain mengeluarkan bau, juga meresahkan warga," tutur  Asin, warga di Perumahan Karang Tengah Permai, Kelurahan Karang Timur, Kacamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top