ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan:
masih dalam penyelidikan. (Foto: Istimewa)  
NET - Alif Rizki Maulana, 25, menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang, setelah bagian kepalanya, Jumat (6/10/2017) tertembus peluru milik pelaku pencurian sepeda motor di Jalan Marsekal Suryadarma RT 05/04 Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan  Neglasari, Kota Tangerang, Banten.

Peristiwa itu terjadi, berawal ketika korban berusaha mencari sepeda motor milik temannya, Ahmad Fahri, 26, yang diparkir di depannya rumahnya di daerah Kampung Jurumudi, Kelurahan Sela Pajang, Kacamatan Benda, Kota Tangerang yang digondol sekawanan penjahat.

Sesampai di lokasi kejadian, korban yang berboncengan dengan seorang temen lainnya, Nurul,  melihat  sepeda motor milik Ahmad Fahri sedang dikendarai oleh seseorang. Dengan begitu korban langsung memepet dan menghentikannya.

Pada saat waktu bersamaan, datang tiga orang pelaku lainnya yang mengendarai dua sepeda motor. Tampa basa basi, satu orang di antara mereka langsung mengarahkan senjata apinya ke kepala korban. Akibatanya, korban jatuh bersimbah darah.

Melihat korbannya tidak berdaya, keempat pelaku bersama sepeda motor hasil curiannya,  melarikan diri ke arah kampung Melayu. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung membawa korban ke RSUD Kota Tangerang. Namun nyawa korban tidak bisa tertolong karena luka yang disebutnya cukup parah.

Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar (Kombes) Harry Kurniawan mengatakan kasus itu masih dalam penyelidikannya. Dan sekitar lokasi kejadian,  petugas mendapatkan barang bukti berupa proyektil peluru. ''Kasus ini masih dalam penyelidikan kami ,''  ujar  Kapolres Metro Tangerang Kota.

Sementara jenazah korban sudah dibawa pulang oleh keluarganya ke Kampung Jurumudi RT  001/003 Kelurahan Sela Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanjung Pasir. "'Mungkin ini semua adalah takdir yang tidak bisa dipungkiri,'' tutur Subari, orang tua korban.

Hanya, kata dia, pihaknya bersama keluarga berharap kepada petugas kepolisian untuk segera bisa menangkap pelaku. ''Semuanya, saya serahkan kepada pihak kepolisian,” kata dia. (man)

Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top