ads


PPID Provinsi Banten

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Didih M. Sudi, Nuryati Solapari, dan Ali Faisal.
(Foto: Istimewa)  
NET - Di tengah tahapan penyelenggaraan Pemilihan (Pemilu) serentak pada 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten berganti nakhoda. Hal ini karena masa jabatan komisioner Bawaslu lama telah berakhir.

Bawaslu Republik Indonesia (RI), Rabu (20/9/2017) melantik Bawaslu Provinsi dari 24 daerah untuk masa jabatan 2017-2022. Banten termasuk salah satunya. Acara yang dipusatkan di Jakarta ini merupakan akhir rangkaian dari seleksi yang telah dilakukan selama beberapa bulan.

Rapat perdana Bawaslu Banten yang dihadiri juga oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Sekretariat membahas kondisi terkini Bawaslu dan Panwaslu kabupaten dan kota se-Banten, terutama perkembangan sekretariat dan pengisian personel sekretariat Panwaslu Kabupaten dan Kota, serta persiapan rekrutmen Panwas Kecamatan yang Pilkada.

Pada bagian lain, Pleno perdana menyepakati pengisian posisi struktur Bawaslu Banten, yakni ketua dan Koordinator Divisi. Dalam pleno tersebut diputuskan Didih M Sudi sebagai Ketua Bawaslu merangkap Divisi Penindakan Pelanggaran, Ali Faisal sebagai Koordinator Divisi Organisasi dan SDM, dan Nuryati Solapari sebagai Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga.

Mengingat beratnya tugas Bawaslu ke depan seiring dengan diberlakukannya  UU No. 7 tahun 2017, upaya dilakukan oleh Bawaslu Banten bagaimana meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengawasan.

“Tekad kami adalah bagaimana menggandeng kekuatan rakyat untuk mengawasi Pemilu agar keadilan Pemilu dapat ditegakkan,” ujar Didih dalam siaran pers yang diterima Tangerangnet.com, Kamis (21/92017). (*/ril)


Tangerang NET

Berita Tangerang Untuk Dunia
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Masukkan Komentar

Ad Inside Post


Top